1 Petrus 1:1–12

PERMASALAHAN: Menurut Petrus, mengapa orang-orang Kristen non-Yahudi dapat memuji Allah di tengah penderitaan mereka?

SOLUSI: Karena keselamatan yang mereka miliki, yang telah direncanakan oleh Allah, diberikan melalui kelahiran baru, dijamin di surga, dikukuhkan melalui penderitaan mereka, menjadi bahan keheranan para nabi, dan diawasi oleh para malaikat.

PESAN TEKS: Menurut Petrus, orang-orang Kristen non-Yahudi dapat memuji Allah di tengah penderitaan mereka karena keselamatan yang mereka miliki, yang telah direncanakan oleh Allah, diberikan melalui kelahiran baru, dijamin di surga, dikukuhkan oleh penderitaan mereka, menjadi bahan keheranan para nabi, dan diawasi oleh para malaikat.

PESAN KHOTBAH: Bahkan orang-orang Kristen yang menderita pun dapat memuji Allah, karena mereka memiliki keselamatan yang luar biasa dan pasti.

1 Petrus 1:13–2:3

PERMASALAHAN: Bagaimana Petrus mengharapkan orang-orang Kristen non-Yahudi untuk hidup sekarang setelah mereka telah ditebus?

SOLUSI: Dengan menantikan kedatangan Yesus kembali, dengan hidup kudus, dengan saling mengasihi secara mendalam, dan dengan merindukan Firman Allah lebih lagi.

PESAN TEKS: Petrus mengharapkan orang-orang Kristen non-Yahudi untuk hidup, sekarang setelah mereka telah ditebus, dengan menantikan kedatangan Yesus kembali, dengan hidup kudus, dengan saling mengasihi secara mendalam, dan dengan merindukan Firman Allah lebih lagi.

PESAN KHOTBAH: Allah telah memberi kamu hidup yang baru, jadi jalani hidup itu dengan cara yang baru.

1 Petrus 2:4–10

PERMASALAHAN: Menurut Petrus, siapakah orang-orang Kristen non-Yahudi itu?

SOLUSI: Mereka adalah batu-batu hidup (sebagaimana Kristus adalah Batu Hidup), sebuah bait suci (sebagaimana Kristus adalah batu penjuru bait suci), umat yang dihormati (sebagaimana Kristus menghormati mereka), dan umat yang milik Allah.

PESAN TEKS: Menurut Petrus, orang-orang Kristen non-Yahudi adalah batu-batu hidup (sebagaimana Kristus adalah Batu Hidup), sebuah bait suci (sebagaimana Kristus adalah batu penjuru bait suci), umat yang dihormati (sebagaimana Kristus menghormati mereka), dan umat yang milik Allah.

PESAN KHOTBAH: Identitas kita ada bersama Kristus, dan tempat kita berada adalah bersama Allah.

1 Petrus 2:11–3:12

PERMASALAHAN: Bagaimana Petrus mengarahkan orang-orang Kristen non-Yahudi untuk hidup di tengah tetangga-tetangga mereka yang belum percaya?

SOLUSI: Dengan perilaku yang terhormat, tunduk kepada mereka yang berkuasa atas mereka, agar suatu hari nanti tetangga-tetangga mereka yang belum percaya itu dapat menghormati Allah.

PESAN TEKS: Petrus mengarahkan orang-orang Kristen non-Yahudi untuk hidup di tengah tetangga-tetangga mereka yang belum percaya dengan perilaku yang terhormat, tunduk kepada mereka yang berkuasa atas mereka, agar suatu hari nanti tetangga-tetangga mereka yang belum percaya itu dapat menghormati Allah.

PESAN KHOTBAH: Hiduplah dengan terhormat di dunia di sekitarmu, agar suatu hari nanti dunia di sekitarmu dapat memuliakan Allah.

1 Petrus 3:13–4:11

PERMASALAHAN: Bagaimana Petrus mengarahkan orang-orang Kristen non-Yahudi untuk menanggapi penderitaan yang tidak adil?

SOLUSI: Dengan mengingat penderitaan dan kemenangan Kristus sebagai sumber penghiburan sekaligus teladan bagi mereka tentang cara menjalani masa ini.

PESAN TEKS: Petrus mengarahkan orang-orang Kristen non-Yahudi untuk menanggapi penderitaan yang tidak adil dengan mengingat penderitaan dan kemenangan Kristus sebagai sumber penghiburan sekaligus teladan bagi mereka dalam menjalani masa ini.

PESAN KHOTBAH: Saat menderita, biarkan Kristus yang menuntun Anda melewatinya.

1 Petrus 4:12–19

PERMASALAHAN: Bagaimana Petrus menghibur orang-orang non-Yahudi yang menderita karena menjadi Kristen dan melakukan kebaikan?

SOLUSI TAMBAHAN: Dengan mendorong mereka untuk mengingat bahwa ada kemuliaan dalam penderitaan: kemuliaan dalam bersatu dengan Kristus, kemuliaan dalam dipanggil sebagai orang Kristen, dan kemuliaan pada hari penghakiman terakhir.

PESAN TEKS: Petrus menghibur orang-orang non-Yahudi yang menderita karena menjadi Kristen dan melakukan kebaikan dengan mendorong mereka untuk mengingat bahwa ada kemuliaan dalam penderitaan: kemuliaan dalam bersatu dengan Kristus, kemuliaan dalam dipanggil sebagai orang Kristen, dan kemuliaan pada hari penghakiman terakhir.

PESAN KHOTBAH: Tetaplah teguh ketika kalian menderita karena melakukan kebaikan; di dalam penderitaan itu terdapat kemuliaan yang dapat ditemukan.

1 Petrus 5:1–13

PERMASALAHAN: Bagaimana petunjuk terakhir Petrus mendorong para penatua dan pemuda dari bangsa-bangsa lain untuk bertahan sebagai orang percaya?

SOLUSI: Dengan bersikap rendah hati di hadapan Allah, waspada terhadap iblis, mengingat mereka yang menderita di seluruh dunia, menantikan masa depan, dan teguh berdiri dalam kasih karunia.

PESAN TEKS: Petunjuk terakhir Petrus mendorong para penatua dan pemuda dari bangsa-bangsa lain untuk bertahan sebagai orang percaya dengan bersikap rendah hati di hadapan Allah, waspada terhadap iblis, mengingat mereka yang menderita di seluruh dunia, menantikan masa depan, dan berdiri teguh dalam kasih karunia.

PESAN KHOTBAH: Untuk bertahan dalam iman, ingatlah Allah, ingatlah iblis, ingatlah gereja di seluruh dunia, ingatlah masa depan, ingatlah kasih karunia Allah.

Related Posts