Surat Yohanes Ketiga adalah surat yang ditulis kepada seorang individu (“yang terkasih” dan “engkau” dalam bentuk tunggal, merujuk pada Gaius) untuk menguatkan dan membimbingnya dalam menghadapi seorang lawan yang menimbulkan perpecahan di dalam jemaat karena tidak tunduk pada otoritas penulis surat tersebut. Pendekatannya mirip dengan Surat-surat Pastoral yang ditujukan kepada Timotius dan Titus.

PERMASALAHAN: Bagaimana menurut Yohanes, Gaius dapat memperoleh kesaksian sebagai “yang terkasih” dari teman-teman dan orang asing?

SOLUSI: Dengan hidup dalam kebenaran, dengan menyambut dan mendukung mereka yang pergi ke bangsa-bangsa atas nama Allah, serta dengan tidak meniru kejahatan seperti Diotrephes—yang akan ditegur oleh penatua—tetapi melakukan kebaikan sebagai seseorang yang berasal dari Allah seperti Demetrius.

PESAN TEKS: Yohanes mengatakan bahwa Gaius dapat memperoleh kesaksian sebagai orang yang dikasihi oleh teman-teman dan orang asing dengan hidup dalam kebenaran, dengan menyambut dan mendukung mereka yang pergi ke bangsa-bangsa atas nama Allah, serta dengan tidak meniru kejahatan seperti Diotrephes—yang akan ditegur oleh penatua—melainkan melakukan kebaikan sebagai seseorang yang berasal dari Allah seperti Demetrius.

PESAN KHOTBAH: Jika Anda ingin memiliki reputasi sebagai pemimpin yang dikasihi, hiduplah dalam kebenaran Allah, sambutlah hamba-hamba Allah, dan ingatkanlah umat Allah untuk mengakui para rasul Allah.ati berjalan dalam kebenaran ajaran Kristus dan waspada terhadap mereka yang dengan jahat berusaha menyesatkan kita ke jalan lain.yang dijanjikan, di tengah segala sesuatu yang dihadapi dalam hidup.

Related Posts