2 Petrus 1

PERMASALAHAN: Menurut Petrus, bagaimana para pembacanya dapat memastikan bahwa mereka telah dipilih dan akan masuk ke dalam Kerajaan Kekal Kristus?

PENJELASAN: Dengan bertumbuh dalam pengenalan akan Yesus dan tidak kehilangan keyakinan akan kedatangan-Nya yang dijanjikan.

PESAN TEKS: Petrus mengatakan bahwa para pembacanya dapat memastikan bahwa mereka telah dipilih dan akan masuk ke dalam Kerajaan Kekal Kristus dengan bertumbuh dalam pengenalan akan Yesus dan tidak kehilangan keyakinan akan kedatangan-Nya yang dijanjikan.

PESAN KHOTBAH: Surga dijamin bagi orang-orang percaya yang terus bertumbuh.

2 Petrus 2

PERMASALAHAN: Mengapa Petrus menekankan agar para pembacanya bertumbuh dalam pengetahuan tentang Yesus dan tidak kehilangan keyakinan akan kedatangan-Nya kembali?

PENJELASAN: Karena munculnya guru-guru palsu—yang hedonis, serakah, dan menghujat—yang mengancam akan menghancurkan orang-orang yang mereka tipu.

PESAN TEKS: Petrus menekankan agar para pembacanya bertumbuh dalam pengenalan akan Yesus dan tidak kehilangan keyakinan akan kedatangan-Nya kembali karena munculnya guru-guru palsu—

yang hedonis, serakah, dan menghujat—yang mengancam akan menghancurkan orang-orang yang mereka tipu.

PESAN KHOTBAH: Ajaran palsu terutama mengancam mereka yang belum matang secara rohani.

2 Petrus 3

PERMASALAHAN: Apa yang dikatakan Petrus sebagai kesalahpahaman para guru palsu yang mengakibatkan ejekan dan perilaku bejat mereka, namun, jika dipahami dengan benar, akan menuntun para pembacanya kepada kekudusan dan kesiapan menyambut kedatangan Yesus?

SOLUSI: Pandangan Allah tentang waktu dan kesabaran-Nya.

PESAN TEKS: Petrus mengatakan bahwa kesalahpahaman para pengajar palsu yang mengakibatkan ejekan dan perilaku bejat mereka, namun jika dipahami dengan benar akan membawa pembaca-pembacanya kepada kekudusan dan kesiapan menyambut kedatangan Yesus kembali, adalah pandangan Allah tentang waktu dan kesabaran-Nya.

PESAN KHOTBAH: Pandangan Allah tentang waktu dan kesabaran-Nya yang besar adalah alasan mengapa Yesus belum kembali.

Related Posts