Titus 1:1–4
PERMASALAHAN: Apa yang Paulus katakan dalam salamnya kepada Titus tentang dirinya dan tentang Allah?
SOLUSI: Ia menggambarkan dirinya sebagai hamba Allah, seorang rasul untuk tujuan iman orang-orang pilihan, supaya mereka mengenal Allah dan hidup yang kekal yang diberikan oleh Allah, yang tidak berdusta, yang menepati janji-janji-Nya, bahkan yang memilih dan memerintahkan Paulus untuk memberitakan Kristus yang membawa kasih karunia dan damai sejahtera.
IDE TEKS: Dalam salamnya kepada Titus, Paulus menggambarkan dirinya sebagai hamba Allah, seorang rasul untuk tujuan iman orang-orang pilihan, supaya mereka mengenal Allah dan hidup yang kekal yang diberikan oleh Allah, yang tidak berdusta, yang menepati janji-janji-Nya, bahkan yang memilih dan memerintahkan Paulus untuk memberitakan Kristus yang membawa kasih karunia dan damai sejahtera.
IDE KHOTBAH: Allah yang dapat dipercaya menjadikan para utusan-Nya dapat dipercaya, memberikan keselamatan, yaitu kasih karunia dan damai sejahtera.
Titus 1:5–16
PERMASALAHAN: Apa yang Paulus katakan sebagai alasan ia meninggalkan Titus di pulau Kreta?
SOLUSI: Untuk membereskan pekerjaan yang belum selesai, dengan menetapkan penatua-penatua dan menyadari adanya perlawanan dari kaum Yudais dan budaya Kreta yang rusak.
IDE TEKS: Paulus meninggalkan Titus di pulau Kreta untuk membereskan pekerjaan yang belum selesai, dengan menetapkan penatua-penatua dan menyadari adanya perlawanan dari kaum Yudais dan budaya Kreta yang rusak.
IDE KHOTBAH: Luruskan ini: waspadalah terhadap kebohongan dari ajaran dan budaya yang rusak.
Titus 2
PERMASALAHAN: Apa hasil dari pengajaran doktrin yang sehat dengan keterusterangan dan keberanian kepada berbagai kelompok dalam jemaat di Kreta?
SOLUSI: Laki-laki tua dan muda, perempuan tua dan muda, serta hamba-hamba akan mencerminkan doktrin itu dalam hidup mereka dengan mengenali kasih karunia Allah dalam Kristus yang memampukan mereka untuk meninggalkan kefasikan sambil menantikan kedatangan Kristus yang kedua, dengan kerinduan untuk melakukan kebaikan yang mereka dipanggil untuk lakukan.
IDE TEKS: Hasil dari pengajaran doktrin yang sehat dengan keterusterangan dan keberanian kepada berbagai kelompok dalam jemaat di Kreta adalah bahwa laki-laki tua dan muda, perempuan tua dan muda, serta hamba-hamba akan mencerminkan doktrin itu dalam hidup mereka dengan mengenali kasih karunia Allah dalam Kristus yang memampukan mereka untuk meninggalkan kefasikan sambil menantikan kedatangan Kristus yang kedua, dengan kerinduan untuk melakukan kebaikan yang mereka dipanggil untuk lakukan.
IDE KHOTBAH: Pengajaran yang berani dan penerimaan yang berani menghasilkan hidup yang berani dan kerinduan yang berani.
Titus 3:1–11
PERMASALAHAN: Mengapa Paulus ingin Titus mengingatkan jemaat di Kreta untuk berbuat baik dengan menunjukkan kerendahan hati kepada semua orang?
SOLUSI: Karena setiap dari mereka dahulu hidup berpusat pada diri sendiri sebelum Kristus masuk ke dalam hidup mereka; Kristus menyelamatkan mereka bukan karena mereka layak, tetapi karena belas kasihan-Nya, yang dicurahkan atas mereka oleh Roh Kudus; dan Paulus ingin jemaat tidak melupakan dari mana mereka berasal.
IDE TEKS: Paulus ingin Titus mengingatkan jemaat di Kreta untuk berbuat baik dengan menunjukkan kerendahan hati kepada semua orang karena setiap dari mereka dahulu hidup berpusat pada diri sendiri sebelum Kristus masuk ke dalam hidup mereka; Kristus menyelamatkan mereka bukan karena mereka layak, tetapi karena belas kasihan-Nya, yang dicurahkan atas mereka oleh Roh Kudus; dan Paulus ingin jemaat tidak melupakan dari mana mereka berasal.
IDE KHOTBAH: Kerendahan hati memberi perspektif tentang arti berbuat baik.
Titus 3:12–15
PERMASALAHAN: Apa perintah terakhir Paulus bagi Titus?
SOLUSI: Untuk mengajar orang-orang hidup produktif dengan berbuat baik dan menolong mereka yang membutuhkan—dan kasih karunia akan menyertai mereka semua.
IDE TEKS: Perintah terakhir Paulus bagi Titus adalah untuk mengajar orang-orang hidup produktif dengan berbuat baik dan menolong mereka yang membutuhkan—dan kasih karunia akan menyertai mereka semua.
IDE KHOTBAH: Hidup yang produktif melakukan kebaikan dengan menolong mereka yang membutuhkan, memberikan kasih karunia kepada semua.
