2 Tesalonika 1
PERMASALAHAN: Mengapa orang percaya di Tesalonika harus dikuatkan dalam menghadapi penganiayaan?
SOLUSI: Karena Allah akan membawa keadilan, menopang mereka, dan dimuliakan melalui kesetiaan mereka.
IDE TEKS: Orang percaya di Tesalonika harus dikuatkan dalam menghadapi penganiayaan karena Allah akan membawa keadilan, menopang mereka, dan dimuliakan melalui kesetiaan mereka.
IDE KHOTBAH: Percayalah bahwa Allah yang membawa keadilan akan menopang Anda sampai Anda melihat keadilan-Nya.
2 Tesalonika 2:1–12
PERMASALAHAN: Mengapa orang Tesalonika harus yakin bahwa hari Tuhan belum tiba?
SOLUSI: Karena hal itu akan terjadi setelah kemurtadan dan penyingkapan manusia durhaka.
IDE TEKS: Orang Tesalonika harus yakin bahwa hari Tuhan belum tiba karena hal itu akan terjadi setelah kemurtadan dan penyingkapan manusia durhaka.
IDE KHOTBAH: Kasihilah kebenaran ketika menghadapi ketidakpastian masa depan.
2 Tesalonika 2:13–3:5
PERMASALAHAN: Bagaimana orang percaya di Tesalonika harus bertekun dalam iman?
SOLUSI: Dengan keyakinan dalam panggilan mereka dan dengan berpegang teguh pada ajaran, pengharapan, serta kuasa pemeliharaan Tuhan yang setia.
IDE TEKS: Orang percaya di Tesalonika harus bertekun dalam iman dengan keyakinan dalam panggilan mereka dan dengan berpegang teguh pada ajaran, pengharapan, serta kuasa pemeliharaan Tuhan yang setia.
IDE KHOTBAH: Berdirilah teguh dalam panggilan Anda dan dalam kesetiaan Tuhan.
2 Tesalonika 3:6–18
PERMASALAHAN: Bagaimana orang Tesalonika harus merespons kemalasan?
SOLUSI: Dengan meneladani contoh para rasul melalui menghindari orang yang malas dan suka mencampuri urusan orang lain, mempraktikkan etos kerja yang tenang, serta menerapkan disiplin gereja.
IDE TEKS: Orang Tesalonika harus merespons kemalasan dengan meneladani contoh para rasul melalui menghindari orang yang malas dan suka mencampuri urusan orang lain, mempraktikkan etos kerja yang tenang, serta menerapkan disiplin gereja.
IDE KHOTBAH: Bekerjalah seolah pekerjaanmu berarti dan tunjukkan disiplin (gereja) yang bijaksana.
