Keluaran 1

PERMASALAHAN: Bagaimana bangsa Israel menjadi budak di Mesir?

SOLUSI: Seorang Firaun baru yang tidak mengenal Yusuf naik takhta dan memperbudak bangsa Israel.

PESAN TEKS : Bangsa Israel menjadi budak di Mesir ketika seorang Firaun baru yang tidak mengenal Yusuf naik takhta dan memperbudak mereka.

PESAN KHOTBAH: Terkadang dunia berbalik melawan umat Allah.

Keluaran 2:1–10

PERMASALAHAN: Bagaimana Musa bertahan hidup dari perintah Firaun untuk membunuh semua bayi laki-laki Ibrani yang baru lahir?

SOLUSI: Ibunya meletakkannya di Sungai Nil dalam sebuah keranjang, lalu putri Firaun menemukannya.

PESAN TEKS : Musa bertahan hidup dari perintah Firaun untuk membunuh semua bayi laki-laki Ibrani karena ibunya meletakkannya di Sungai Nil dalam sebuah keranjang, lalu putri Firaun menemukannya.

PESAN KHOTBAH: Takutlah kepada Firaun, tetapi lebih takutlah kepada Allah.

Keluaran 2:11–25

PERMASALAHAN: Ketika Allah mengingat janji-Nya selama Israel diperbudak, apa yang terjadi pada Musa dan Israel?

SOLUSI: Musa membunuh seorang Mesir, melarikan diri dari Mesir, dan menikahi seorang perempuan Midian. Sementara itu, orang Israel berseru kepada Allah dalam penderitaan mereka.

PESAN TEKS : Ketika Allah mengingat janji-Nya selama Israel diperbudak, Musa membunuh seorang Mesir, melarikan diri dari Mesir, dan menikahi seorang perempuan Midian, sementara orang Israel berseru kepada Allah dalam penderitaan mereka.

PESAN KHOTBAH: Allah mengingat janji-janji-Nya, sekalipun keadaan tampaknya menunjukkan sebaliknya.

Keluaran 3:1–4:17

PERMASALAHAN: Bagaimana Allah memanggil Musa untuk memimpin Israel keluar dari Mesir?

SOLUSI: Allah menampakkan diri kepadanya, menjelaskan tugasnya, dan menjawab keberatan-keberatannya.

PESAN TEKS : Allah memanggil Musa untuk memimpin Israel keluar dari Mesir dengan menampakkan diri kepadanya, menjelaskan tugasnya, dan menjawab keberatan-keberatannya.

PESAN KHOTBAH: Siapa yang dipanggil Allah, akan diperlengkapi-Nya.

Keluaran 4:18–26

PERMASALAHAN: Setelah Musa berangkat ke Mesir dalam ketaatan kepada Allah, mengapa Allah hendak membunuhnya?

SOLUSI: Allah hendak membunuh Musa karena anaknya belum disunat, tetapi Zipora turun tangan dan menyelamatkan nyawa Musa.

PESAN TEKS : Setelah Musa berangkat ke Mesir dalam ketaatan kepada Allah, Allah hendak membunuhnya karena anaknya belum disunat, tetapi Zipora turun tangan dan menyelamatkan nyawa Musa.

PESAN KHOTBAH: Ketaatan penuh terhadap panggilan Allah berdampak pada keluarga kita.

Keluaran 4:27–5:5

PERMASALAHAN: Apa yang terjadi ketika Musa dan Harun menaati Allah dan kembali ke Mesir?

SOLUSI: Orang Israel percaya pada pesan mereka dan menyembah Allah, tetapi Firaun menolak pesan itu dan menuduh mereka.

PESAN TEKS : Ketika Musa dan Harun menaati Allah dan kembali ke Mesir, orang Israel percaya pada pesan mereka dan menyembah Allah, tetapi Firaun menolak pesan itu dan menuduh mereka.

PESAN KHOTBAH: Taatilah Allah, sekalipun ada yang mendukung dan ada pula yang menuduh.

Keluaran 5:6–6:12

PERMASALAHAN: Apa yang terjadi ketika Firaun menuntut agar batu bata dibuat tanpa menyediakan jerami?

SOLUSI: Orang Israel dipukuli, Musa menyampaikan keluhan mereka kepada Allah, dan Allah menegaskan kembali janji pembebasan-Nya.

PESAN TEKS : Ketika Firaun menuntut agar batu bata dibuat tanpa jerami, orang Israel dipukuli, Musa menyampaikan keluhan mereka kepada Allah, dan Allah menegaskan kembali janji pembebasan-Nya.

PESAN KHOTBAH: Dalam kesukaran, Allah tetap berpegang pada janji-janji-Nya.

Keluaran 6:13–7:7

PERMASALAHAN: Siapakah Musa dan Harun?

SOLUSI: Mereka adalah dua bersaudara Israel yang dipakai Tuhan sebagai nabi Allah di hadapan Firaun untuk membawa Israel keluar dari perbudakan.

PESAN TEKS : Musa dan Harun adalah dua bersaudara Israel yang dipakai Tuhan sebagai nabi Allah di hadapan Firaun untuk membawa Israel keluar dari perbudakan.

PESAN KHOTBAH: Allah memakai orang biasa untuk melaksanakan rencana-Nya yang luar biasa.

Keluaran 7:8–11:10

PERMASALAHAN: Bagaimana tanggapan Firaun ketika Allah menimpakan tulah-tulah yang semakin dahsyat atas Mesir?

SOLUSI: Firaun berulang kali mengeraskan hatinya dan tidak membiarkan Israel pergi.

PESAN TEKS : Ketika Allah menimpakan tulah-tulah yang semakin dahsyat atas Mesir, Firaun berulang kali mengeraskan hatinya dan tidak membiarkan Israel pergi.

PESAN KHOTBAH: Mungkin diperlukan beberapa tulah lagi, tetapi Allah akan membebaskanmu.

Keluaran 12:1–30

PERMASALAHAN: Bagaimana Israel harus menanggapi janji Allah untuk membunuh anak sulung di Mesir?

SOLUSI: Mereka harus mengadakan jamuan Paskah pada malam itu dan merayakan Hari Raya Roti Tidak Beragi setiap tahun sesudahnya untuk selama-lamanya.

PESAN TEKS : Israel harus menanggapi janji Allah untuk membunuh anak sulung di Mesir dengan mengadakan jamuan Paskah pada malam itu dan merayakan Hari Raya Roti Tidak Beragi setiap tahun sesudahnya.

PESAN KHOTBAH: Rayakan Paskah Allah di dalam Kristus dan terus kenanglah itu melalui Perjamuan Tuhan.

Keluaran 12:31–13:16

PERMASALAHAN: Bagaimana orang Israel akhirnya meninggalkan Mesir, dan bagaimana peristiwa itu harus dikenang?

SOLUSI: Setelah tulah kesepuluh, Firaun mengizinkan orang Israel pergi. Musa memerintahkan mereka untuk tidak makan sesuatu yang beragi, menguduskan anak laki-laki sulung bagi Tuhan, serta menjelaskan secara khusus kepada anak-anak mereka apa yang dikenang dan mengapa.

PESAN TEKS : Setelah tulah kesepuluh, Firaun mengizinkan orang Israel pergi. Musa memerintahkan mereka untuk tidak makan sesuatu yang beragi, menguduskan anak laki-laki sulung bagi Tuhan, serta menjelaskan kepada anak-anak mereka apa yang dikenang dan mengapa.

PESAN KHOTBAH: Pembebasan Allah sungguh terjadi, karena itu ceritakanlah kepada anak-anakmu.

Keluaran 13:17–14:31

PERMASALAHAN: Bagaimana Israel meloloskan diri ketika Firaun mengejar mereka dengan kereta-kereta perang?

SOLUSI: Tuhan membuka Laut Teberau bagi Israel, tetapi air kembali mengalir dan menutupi Firaun beserta tentaranya.

PESAN TEKS : Israel meloloskan diri ketika Firaun mengejar mereka dengan kereta-kereta perang karena Tuhan membuka Laut Teberau bagi mereka. Namun, air kembali mengalir dan menutupi Firaun beserta tentaranya.

PESAN KHOTBAH: Ketika semua harapan tampak hilang, Allah berperang bagi umat-Nya.

Keluaran 15:1–21

PERMASALAHAN: Apa yang dinyanyikan Musa, Miryam, dan orang Israel setelah Tuhan menyelamatkan mereka dari Firaun di Laut Teberau?

SOLUSI: Mereka menyanyikan bahwa Allah sangat mulia, telah mengalahkan Firaun, akan terus mengasihi dan menuntun Israel, serta akan menempatkan mereka di negeri yang dijanjikan.

PESAN TEKS : Setelah Tuhan menyelamatkan mereka dari Firaun di Laut Teberau, Musa, Miryam, dan orang Israel menyanyikan bahwa Allah sangat mulia, telah mengalahkan Firaun, akan terus mengasihi dan menuntun Israel, serta akan menempatkan mereka di negeri yang dijanjikan.

PESAN KHOTBAH: Allah telah mengerjakan keselamatan; pujilah Dia dan percayalah bahwa Dia akan menyertai kita untuk menggenapi janji-janji-Nya yang lain.

Keluaran 15:22–17:7

PERMASALAHAN: Bagaimana Tuhan menguji Israel agar mereka mengandalkan pemeliharaan-Nya dan tidak bersungut-sungut?

SOLUSI: Tuhan membuat air di Mara menjadi manis, menurunkan manna dan burung puyuh, serta mengalirkan air dari batu di Rafidim.

PESAN TEKS : Tuhan menguji Israel dengan membuat air di Mara menjadi manis, menurunkan manna dan burung puyuh, serta mengalirkan air dari batu di Rafidim agar mereka mengandalkan pemeliharaan-Nya dan tidak bersungut-sungut.

PESAN KHOTBAH: Jangan bersungut-sungut, tetapi percayalah kepada Allah.

Keluaran 17:8–18:27

PERMASALAHAN: Bagaimana Musa berupaya mengalahkan orang Amalek sekaligus mengadili perselisihan di antara orang Israel?

SOLUSI: Ia memilih orang-orang dari antara Israel yang mengenal perintah Allah untuk membantunya.

PESAN TEKS : Untuk mengalahkan orang Amalek dan mengadili perselisihan di antara orang Israel, Musa memilih orang-orang yang mengenal perintah Allah untuk membantunya.

PESAN KHOTBAH: Pilihlah orang-orang yang mengenal firman Allah untuk menolongmu.

Keluaran 19:1–20:21

PERMASALAHAN: Apa yang terjadi di Gunung Sinai ketika Musa kembali ke sana bersama Israel?

SOLUSI: Musa menjadi perantara perjanjian antara Tuhan dan Israel: Israel akan menjadi milik kesayangan Allah dan kerajaan imam ketika mereka mengakui kekudusan-Nya dan menaati perintah-perintah-Nya.

PESAN TEKS : Di Gunung Sinai, Musa menjadi perantara perjanjian antara Tuhan dan Israel. Israel akan menjadi milik kesayangan Allah dan kerajaan imam ketika mereka mengakui kekudusan-Nya dan menaati perintah-perintah-Nya.

PESAN KHOTBAH: Kamu adalah milik Allah yang kudus; karena itu, hormatilah kekudusan-Nya dan taatilah Dia.

Keluaran 20:22–23:19

PERMASALAHAN: Perintah-perintah awal apa yang Allah berikan kepada Israel di Sinai melalui Musa?

SOLUSI: Israel harus berbeda dari bangsa-bangsa lain dalam memperlakukan hamba, memberi hukuman atas kesalahan, menjalankan tanggung jawab sosial dan keluarga, serta memelihara hari Sabat dan hari-hari raya.

PESAN TEKS : Di Sinai, Allah memerintahkan Israel melalui Musa agar berbeda dari bangsa-bangsa lain dalam memperlakukan hamba, memberi hukuman atas kesalahan, menjalankan tanggung jawab sosial dan keluarga, serta memelihara hari Sabat dan hari-hari raya.

PESAN KHOTBAH: Allah menghendaki umat-Nya hidup berbeda.

Keluaran 23:20–24:18

PERMASALAHAN: Bagaimana perjanjian Sinai disahkan?

SOLUSI: Musa membangun mezbah di kaki Gunung Sinai dan membacakan kitab perjanjian kepada umat, lalu umat menyetujuinya. Sesudah itu, Musa memercikkan darah kepada mereka. Para tua-tua Israel naik ke Sinai dan makan di hadapan Allah, lalu Musa naik ke puncak dan masuk ke dalam kemuliaan Allah.

PESAN TEKS : Perjanjian Sinai disahkan ketika Musa membangun mezbah di kaki Gunung Sinai dan membacakan kitab perjanjian kepada umat, yang kemudian menyetujuinya. Musa memercikkan darah kepada mereka; para tua-tua Israel naik ke Sinai dan makan di hadapan Allah; lalu Musa naik ke puncak dan masuk ke dalam kemuliaan Allah.

PESAN KHOTBAH: Allah telah mengikat perjanjian denganmu dan kamu telah makan di hadapan-Nya; karena itu, nantikanlah kedatangan Kristus.

Keluaran 25:10–28:43; 30:1–10, 17–38; 35:4–29; 36:8–39:31

PERMASALAHAN: Mengapa Kemah Suci dibangun dengan ketentuan yang begitu terperinci?

SOLUSI: Agar Tuhan tinggal di tengah-tengah Israel, Kemah Suci harus sesuai dengan pola yang dilihat Musa di atas gunung.

PESAN TEKS : Kemah Suci dibangun dengan ketentuan yang sangat terperinci karena, agar Tuhan tinggal di tengah-tengah Israel, bangunan itu harus sesuai dengan pola yang dilihat Musa di atas gunung.

PESAN KHOTBAH: Rencana Allah bagi kekudusan hidup kita terperinci dan spesifik; jangan abaikan hal-hal kecil.

Keluaran 31:1–11; 35:30–36:7

PERMASALAHAN: Siapa yang Allah tunjuk untuk membuat Kemah Suci beserta seluruh perabot dan bahan khususnya?

SOLUSI: Bezaleel dan Aholiab, orang Israel yang memiliki keterampilan khusus dalam kerajinan serta dipenuhi Roh Allah, ditugaskan membuat segala sesuatu yang diperintahkan-Nya kepada Musa.

PESAN TEKS : Allah menunjuk Bezaleel dan Aholiab, orang Israel yang memiliki keterampilan khusus dalam kerajinan serta dipenuhi Roh Allah, untuk membuat Kemah Suci, seluruh perabotnya, dan bahan-bahan khususnya.

PESAN KHOTBAH: Allah memanggil dan memperlengkapi manusia untuk membangun rumah-Nya yang indah.

Keluaran 31:12–17; 35:1–3

PERMASALAHAN: Mengapa Israel harus memelihara hari Sabat dengan sungguh-sungguh, baik selama pembangunan Kemah Suci maupun sesudahnya?

SOLUSI: Hari Sabat kudus bagi Israel. Dengan memeliharanya, mereka akan mengetahui bahwa Tuhanlah yang menguduskan Israel.

PESAN TEKS : Israel harus memelihara hari Sabat dengan sungguh-sungguh selama pembangunan Kemah Suci maupun sesudahnya, karena hari Sabat kudus bagi mereka. Dengan memeliharanya, mereka akan mengetahui bahwa Tuhanlah yang menguduskan Israel.

PESAN KHOTBAH: Berhentilah untuk beribadah, atau kita berisiko melupakan Allah.

Keluaran 31:18–33:6

PERMASALAHAN: Walaupun baru saja melihat Musa dan mendengar suara Tuhan, dosa besar apa yang dilakukan Israel, dan apa akibatnya?

SOLUSI: Israel menyembah anak lembu emas dan melanggar perjanjian dengan Allah. Setelah pertumpahan darah dan doa syafaat, Tuhan tidak meninggalkan Israel.

PESAN TEKS : Walaupun baru saja melihat Musa dan mendengar suara Tuhan, Israel menyembah anak lembu emas sehingga melanggar perjanjian dengan Allah. Setelah pertumpahan darah dan doa syafaat, Tuhan tidak meninggalkan Israel.

PESAN KHOTBAH: Ketika umat Allah berdosa, masalah yang timbul tidak mudah diselesaikan.

Keluaran 33:7–11; 34:28–35

PERMASALAHAN: Mengapa Musa mengenakan selubung pada wajahnya?

SOLUSI: Wajah Musa bercahaya ketika ia berjumpa dengan Tuhan.

PESAN TEKS : Musa mengenakan selubung pada wajahnya karena wajahnya bercahaya setelah ia berjumpa dengan Tuhan.

PESAN KHOTBAH: Kita diubahkan ketika berjumpa dengan Tuhan.

Keluaran 33:12–34:27

PERMASALAHAN: Ketika Musa bersyafaat bagi Israel setelah mereka berdosa, bagaimana Tuhan menanggapi?

SOLUSI: Allah memperbarui janji perjanjian-Nya untuk menyertai mereka dan sekali lagi memberikan hukum-hukum-Nya.

PESAN TEKS : Ketika Musa bersyafaat bagi Israel setelah mereka berdosa, Allah memperbarui janji perjanjian-Nya untuk menyertai mereka dan sekali lagi memberikan hukum-hukum-Nya.

PESAN KHOTBAH: Terkadang kita membutuhkan seorang pendoa syafaat.

Keluaran 39:1–31

PERMASALAHAN: Mengapa Israel harus menahbiskan para imamnya?

SOLUSI: Agar Tuhan tinggal di tengah-tengah orang Israel dan mereka mengetahui bahwa Dialah Tuhan yang membawa mereka keluar dari Mesir.

PESAN TEKS : Israel harus menahbiskan para imam agar Tuhan tinggal di tengah-tengah mereka dan mereka mengetahui bahwa Dialah Tuhan yang membawa mereka keluar dari Mesir.

PESAN KHOTBAH: Para pemimpin gereja mengingatkan kita bahwa Allah sungguh menyelamatkan.

Keluaran 39:32–40:38

PERMASALAHAN: Setelah Kemah Suci selesai dibangun dan didirikan, serta para imam dikuduskan sesuai perintah Allah, apa yang terjadi?

SOLUSI: Kemuliaan Tuhan memenuhi Kemah Suci, dan Allah tinggal di tengah-tengah Israel sepanjang perjalanan mereka.

PESAN TEKS : Setelah Kemah Suci selesai dibangun dan didirikan, serta para imam dikuduskan sesuai perintah Allah, kemuliaan Tuhan memenuhi Kemah Suci dan Allah tinggal di tengah-tengah Israel sepanjang perjalanan mereka.

PESAN KHOTBAH: Allah tinggal di tengah umat-Nya ketika kita membangun gereja dalam ketaatan kepada-Nya.

Related Posts