Imamat 1–7
PERMASALAHAN: Bagaimana kelima persembahan harus dipahami oleh bangsa Israel ketika mereka menyembah Allah mereka yang kudus?
SOLUSI: Sebagai perjamuan simbolis bersama Allah, yang bertindak sebagai tuan rumah yang kudus dan mengampuni dosa mereka.
PESAN TEKS: Kelima persembahan harus dipahami oleh bangsa Israel ketika mereka menyembah Allah mereka yang kudus sebagai perjamuan simbolis bersama Allah, yang bertindak sebagai tuan rumah yang kudus dan mengampuni dosa mereka.
PESAN KHOTBAH: Allah adalah tuan rumah kita yang kudus ketika kita merayakan Perjamuan Kudus.
Imamat 8–10
PERMASALAHAN: Apakah yang dituntut Tuhan dari orang-orang yang melayani-Nya dalam tugas kudus mereka sebagai imam?
SOLUSI: Mereka harus menaati dengan sungguh-sungguh segala sesuatu yang Tuhan tetapkan dalam ibadah; jika tidak, akan ada konsekuensinya.
PESAN TEKS: Tuhan menuntut orang-orang yang melayani-Nya dalam tugas kudus mereka sebagai imam untuk menaati dengan sungguh-sungguh segala sesuatu yang Tuhan tetapkan dalam ibadah; jika tidak, akan ada konsekuensinya.
PESAN KHOTBAH: Allah kita yang kudus menuntut ketaatan sepenuh hati dalam ibadah.
Imamat 11–16
PERMASALAHAN: Apakah arti menjadi tahir atau najis di hadapan Allah yang kudus?
SOLUSI: Tahir berarti dapat diterima oleh Allah dalam ibadah, sedangkan najis berarti tidak dapat diterima oleh Allah dan diusir dari hadirat-Nya. Hal ini menegaskan bahwa pada hari-hari khusus, seperti Hari Pendamaian, hanya orang-orang yang telah ditahirkan dari dosa mereka—yaitu orang-orang kudus—yang dapat menyembah Allah yang kudus.
PESAN TEKS: Menjadi tahir di hadapan Allah yang kudus berarti dapat diterima oleh Allah dalam ibadah, sedangkan menjadi najis berarti tidak dapat diterima oleh Allah dan diusir dari hadirat-Nya. Hal ini menegaskan bahwa pada hari-hari khusus, seperti Hari Pendamaian, hanya orang-orang yang telah ditahirkan dari dosa mereka—yaitu orang-orang kudus—yang dapat menyembah Allah yang kudus.
PESAN KHOTBAH: Allah yang kudus memberikan kepada kita pengharapan yang kudus untuk menyembah-Nya melalui Kristus yang kudus.
Imamat 17–25
PERMASALAHAN: Bagaimana kekudusan Allah dinyatakan dalam kehidupan umat perjanjian-Nya?
SOLUSI: Melalui kekudusan pribadi dan sosial dalam kehidupan sehari-hari, dengan menaati ketetapan-ketetapan ibadah yang kudus, serta menyadari konsekuensi dari ketidaktaatan terhadap panggilan Allah yang kudus. Namun, Allah juga menyediakan pengampunan dan perhentian, sebagaimana dinyatakan melalui hari Sabat dan hari-hari perayaan.
PESAN TEKS: Kekudusan Allah dinyatakan dalam kehidupan umat perjanjian-Nya melalui kekudusan pribadi dan sosial dalam kehidupan sehari-hari, dengan menaati ketetapan-ketetapan ibadah yang kudus, serta menyadari konsekuensi dari ketidaktaatan terhadap panggilan Allah yang kudus. Namun, Allah juga menyediakan pengampunan dan perhentian, sebagaimana dinyatakan melalui hari Sabat dan hari-hari perayaan.
PESAN KHOTBAH: “Kuduslah kamu, sebab Aku kudus,” firman Tuhan.
Imamat 26
PERMASALAHAN: Apakah akibatnya bagi bangsa Israel jika mereka menaati atau tidak menaati perjanjian dengan Allah mereka yang kudus?
SOLUSI: Tuhan akan mendatangkan berkat atau kutuk.
PESAN TEKS: Akibat bagi bangsa Israel dari ketaatan atau ketidaktaatan mereka terhadap perjanjian dengan Allah mereka yang kudus adalah bahwa Tuhan akan mendatangkan berkat atau kutuk.
PESAN KHOTBAH: Ketaatan penuh kepada Allah mendatangkan berkat, tetapi menista Dia melalui ketidaktaatan mendatangkan kutuk.
Imamat 27
PERMASALAHAN: Apakah tujuan hukum-hukum penebusan?
SOLUSI: Untuk menunjukkan bahwa segala sesuatu yang dimiliki bangsa Israel adalah milik Tuhan, bahkan sampai pada hal yang paling kecil sekalipun, sebab segala sesuatu adalah milik-Nya dan Dia kudus.
PESAN TEKS: Tujuan hukum-hukum penebusan adalah untuk menunjukkan bahwa segala sesuatu yang dimiliki bangsa Israel adalah milik Tuhan, bahkan sampai pada hal yang paling kecil sekalipun, sebab segala sesuatu adalah milik-Nya dan Dia kudus.
PESAN KHOTBAH: Segala sesuatu yang ada pada diri kita dan segala sesuatu yang kita harapkan untuk menjadi milik kita pada masa depan adalah milik Tuhan.
