Roma 1:1–7

PERMASALAHAN: Di manakah Paulus menemukan identitas dan panggilan orang percaya?

SOLUSI: Berakar di dalam Injil Kristus.

IDE TEKS: Paulus menemukan bahwa identitas dan panggilan orang percaya berakar di dalam Injil Kristus.

IDE KHOTBAH: Kita dipanggil untuk menjadi milik-Nya, dikasihi, dan menjadi orang-orang kudus-Nya.


Roma 2:1–16

PERMASALAHAN: Apa yang membuat penghakiman Allah itu adil?

SOLUSI: Tidak ada kebenaran manusia yang dapat mengukur kekudusan Allah.

IDE TEKS: Penghakiman Allah adalah adil karena tidak ada kebenaran manusia yang dapat mengukur kekudusan Allah.

IDE KHOTBAH: Selama kita belum sungguh-sungguh bergumul dengan keberdosaan kita sendiri, kita tidak akan pernah sungguh-sungguh memahami anugerah-Nya yang ajaib.


Roma 2:17–3:20

PERMASALAHAN: Apakah pesan Paulus kepada orang-orang Yahudi?

SOLUSI: Tidak seorang pun benar dan kebal dari penghakiman Allah.

IDE TEKS: Pesan Paulus kepada orang-orang Yahudi adalah bahwa tidak seorang pun benar dan dikecualikan dari penghakiman Allah.

IDE KHOTBAH: Selain Kristus, semua dasar yang lain adalah pasir yang tenggelam.


Roma 4:1–17

PERMASALAHAN: Mengapa Paulus menaruh perhatian besar pada pandangan orang Yahudi tentang keselamatan?

SOLUSI: Orang-orang Yahudi percaya bahwa ada satu jalan keselamatan bagi mereka dan jalan yang lain bagi orang-orang bukan Yahudi.

IDE TEKS: Paulus menaruh perhatian pada pandangan orang Yahudi tentang keselamatan karena mereka percaya bahwa ada satu jalan keselamatan bagi orang Yahudi dan jalan yang lain bagi orang-orang bukan Yahudi.

IDE KHOTBAH: Kebenaran Allah melalui Kristus adalah satu-satunya jalan keselamatan.


Roma 5:1–2

PERMASALAHAN: Apakah yang dimiliki oleh orang-orang percaya di Roma sebagai hasil pembenaran oleh iman di dalam Kristus?

SOLUSI: Damai sejahtera dan jalan masuk ke dalam hadirat-Nya.

IDE TEKS: Sebagai hasil dari pembenaran oleh iman di dalam Kristus, orang-orang percaya di Roma memiliki damai sejahtera dan jalan masuk ke dalam hadirat Allah.

IDE KHOTBAH: Apakah Anda termasuk dalam “kita” yang dimaksud Paulus?


Roma 6:1–11

PERMASALAHAN: Bagaimanakah orang-orang percaya di Roma dipersatukan dengan Kristus?

SOLUSI: Di dalam kematian dan kebangkitan-Nya.

IDE TEKS: Orang-orang percaya di Roma dipersatukan dengan Kristus di dalam kematian dan kebangkitan-Nya.

IDE KHOTBAH: Di dalam Kristus, kita berada di bawah kepemimpinan yang baru.


Roma 7:1–6

PERMASALAHAN: Apakah peranan hukum Taurat bagi orang percaya?

SOLUSI: Hukum Taurat bukanlah syarat keselamatan, melainkan dorongan bagi pengudusan.

IDE TEKS: Bagi orang percaya, peranan hukum Taurat bukanlah syarat untuk memperoleh keselamatan, melainkan dorongan untuk hidup dalam pengudusan.

IDE KHOTBAH: Hukum Taurat menyatakan dosa kita dan menuntun kita kepada Kristus, Sang Penebus.


Roma 8:1–4

PERMASALAHAN: Mengapa mereka yang ada di dalam Kristus tidak pernah berada di bawah penghukuman?

SOLUSI: Karena Allah Tritunggal—Bapa, Anak, dan Roh Kudus—telah menggenapi karya keselamatan.

IDE TEKS: Mereka yang ada di dalam Kristus tidak pernah berada di bawah penghukuman karena Allah Tritunggal—Bapa, Anak, dan Roh Kudus—telah menggenapi karya keselamatan.

IDE KHOTBAH: Penebusan dirancang oleh Bapa, digenapi oleh Anak, dan diterapkan oleh Roh Kudus.


Roma 9:1–5

PERMASALAHAN: Mengapa Paulus memiliki kerinduan yang begitu besar terhadap saudara-saudara sebangsanya?

SOLUSI: Karena ia rindu agar mereka mengakui Yesus sebagai Mesias mereka.

IDE TEKS: Paulus memiliki kerinduan yang begitu besar terhadap saudara-saudara sebangsanya karena ia ingin mereka mengakui Yesus sebagai Mesias.

IDE KHOTBAH: Kita memiliki dukacita yang mendalam bagi jiwa-jiwa yang terhilang.


Roma 10:14–21

PERMASALAHAN: Mengapa tidak ada alasan bagi orang-orang Yahudi untuk tidak percaya kepada Injil?

SOLUSI: Karena Allah telah mengutus para pemberita untuk memberitakan Kabar Baik dari generasi ke generasi, supaya mereka merespons dengan iman, bukan dengan pemberontakan.

IDE TEKS: Tidak ada alasan bagi orang-orang Yahudi untuk tidak percaya kepada Injil, karena Allah telah mengutus para pemberita untuk memberitakan Kabar Baik dari generasi ke generasi, agar mereka merespons dengan iman, bukan dengan pemberontakan.

IDE KHOTBAH: Tidak ada alasan untuk tidak percaya dan tidak membagikan Kabar Baik tentang Kristus.


Roma 11:1–5

PERMASALAHAN: Apakah Allah telah selesai dengan Israel?

SOLUSI: Tidak—ada suatu sisa umat yang dipilih oleh kehendak Allah yang berdaulat.

IDE TEKS: Allah belum selesai dengan Israel, karena masih ada sisa umat yang dipilih oleh kehendak-Nya yang berdaulat.

IDE KHOTBAH: Oleh kasih karunia, Allah memilih kita untuk merespons dengan iman.


Roma 12:17–21

PERMASALAHAN: Bagaimanakah orang percaya harus merespons ketika orang-orang yang tidak percaya menganiaya mereka?

SOLUSI: Bukan dengan membalas kejahatan, melainkan dengan melakukan kebaikan demi kesaksian Injil.

IDE TEKS: Ketika dianiaya oleh orang-orang yang tidak percaya, orang percaya dipanggil untuk tidak membalas kejahatan, melainkan melakukan kebaikan demi kesaksian Injil.

IDE KHOTBAH: “Pembalasan itu hak-Ku,” firman Allah, “tugasmu adalah membalas dengan Injil.”


Roma 13:1–7

PERMASALAHAN: Bagaimanakah orang percaya harus bersikap terhadap otoritas pemerintah?

SOLUSI: Dengan tunduk sebagai warga negara yang baik, karena Allah telah memberi wewenang kepada para pemimpin—yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah—untuk menegakkan keadilan.

IDE TEKS: Orang percaya harus bersikap tunduk kepada otoritas pemerintah sebagai warga negara yang baik, sebab Allah telah memberi wewenang kepada para pemimpin, yang akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah, untuk menjalankan keadilan.

IDE KHOTBAH: Taatilah dan doakan para pemimpin, karena Allah sendirilah yang akan menuntut pertanggungjawaban mereka.


Roma 14:1–4

PERMASALAHAN: Mengapa orang percaya dipanggil untuk tidak menghakimi sesama orang percaya?

SOLUSI: Karena Tuhanlah Hakim mereka.

IDE TEKS: Orang percaya dipanggil untuk tidak menghakimi sesama orang percaya, sebab Tuhanlah Hakim mereka.

IDE KHOTBAH: Jangan menghakimi, supaya kamu sendiri tidak dihakimi.


Roma 15:1–7

PERMASALAHAN: Mengapa Paulus menegaskan pentingnya hidup dalam kesatuan?

SOLUSI: Untuk memancarkan kasih Kristus, ketidakegoisan, dan kerendahan hati dengan mendahulukan orang lain.

IDE TEKS: Paulus menegaskan pentingnya hidup dalam kesatuan agar kasih Kristus, ketidakegoisan, dan kerendahan hati dinyatakan dengan mendahulukan orang lain.

IDE KHOTBAH: Mari menjadi gereja yang hidup dengan prinsip “Yesus pertama, sesama kedua, saya terakhir” demi kemuliaan Allah.


Roma 16:1–16

PERMASALAHAN: Mengapa Paulus mencantumkan begitu banyak nama di bagian akhir suratnya?

SOLUSI: Untuk menunjukkan bahwa pelayanan Paulus dimungkinkan oleh kasih karunia Allah yang dinyatakan melalui kebersamaan tubuh Kristus—para hamba yang setia dan rendah hati di sekelilingnya.

IDE TEKS: Paulus mencantumkan nama-nama ini untuk menunjukkan bahwa yang membuat pelayanannya mungkin adalah kasih karunia Allah yang dinyatakan melalui tubuh Kristus, yaitu para hamba yang setia dan rendah hati yang melayani bersama dia.

IDE KHOTBAH: Allah memakai orang-orang biasa untuk melakukan perkara-perkara yang luar biasa bagi Kerajaan-Nya.

Related Posts