2 Korintus 1:1–11
PERMASALAHAN:
Untuk apakah rasul Paulus memuji Allah pada awal surat ini kepada jemaat Korintus?
SOLUSI:
Bahwa melalui persekutuannya dalam penderitaan Kristus, ia telah mengalami penghiburan dari Allah yang membangkitkan orang mati.
IDE TEKS :
Rasul Paulus memuji Allah pada awal surat ini kepada jemaat Korintus karena melalui persekutuannya dalam penderitaan Kristus, ia telah mengalami penghiburan dari Allah yang membangkitkan orang mati.
IDE KHOTBAH:
Penderitaan di dalam Kristus selalu dijumpai dengan penghiburan dari Allah.
2 Korintus 1:12–2:11
PERMASALAHAN:
Mengapa Paulus mengatakan bahwa ia mengubah rencananya untuk mengunjungi jemaat Korintus?
SOLUSI:
Untuk menyelamatkan jemaat dari rasa sakit akibat penghukuman, sambil memberi mereka kesempatan untuk mengampuni orang yang telah bertobat dari perbuatannya yang menyebabkan kesedihan bagi Paulus dan perpecahan dalam jemaat.
IDE TEKS :
Paulus mengatakan bahwa ia mengubah rencananya untuk mengunjungi jemaat Korintus guna menyelamatkan jemaat dari rasa sakit akibat penghukuman, dengan memberi mereka kesempatan untuk mengampuni orang yang telah bertobat dari perbuatannya yang menimbulkan kesedihan bagi Paulus dan perpecahan dalam jemaat.
IDE KHOTBAH:
Bersama-sama di dalam Kristus, kita mengampuni luka dan menyembuhkan perpecahan.
2 Korintus 2:12–3:3
PERMASALAHAN:
Bagaimana Paulus membela kecukupannya sebagai pelayan Injil, sekalipun ia berada dalam kenyataan kecemasan tentang Titus dan jemaat Korintus?
SOLUSI:
Dengan menjelaskan bahwa ia telah ditaklukkan oleh Kristus dan diutus oleh Allah untuk tugas tersebut, yang dibuktikan oleh karya Roh yang tertulis di dalam hati jemaat Korintus.
IDE TEKS :
Paulus membela kecukupannya sebagai pelayan Injil, sekalipun berada dalam kenyataan kecemasan tentang Titus dan jemaat Korintus, dengan menjelaskan bahwa ia telah ditaklukkan oleh Kristus dan diutus oleh Allah untuk tugas tersebut, yang dibuktikan oleh Roh yang tertulis di dalam hati jemaat Korintus.
IDE KHOTBAH:
Panggilan Allah dan penaklukan oleh Kristus adalah kecukupan sejati bagi pekerjaan Injil.
2 Korintus 3:4–18
PERMASALAHAN:
Mengapa Paulus mengatakan bahwa ia memiliki keyakinan akan kecukupannya sebagai pelayan perjanjian baru Allah?
SOLUSI:
Karena Roh Allah-lah yang secara mulia mengubahkan dari kematian kepada kehidupan, sekaligus memberi keberanian dalam pemberitaan Injil.
IDE TEKS :
Paulus mengatakan bahwa ia memiliki keyakinan akan kecukupannya sebagai pelayan perjanjian baru Allah karena Roh Allah adalah Pribadi yang secara mulia mengubahkan dari kematian kepada kehidupan dan memberi keberanian dalam pemberitaannya.
IDE KHOTBAH:
Roh Kudus mengubahkan hidup secara mulia, sehingga kita memberitakan hidup dengan penuh keyakinan.
2 Korintus 4:1–15
PERMASALAHAN:
Bagaimana Paulus menggambarkan pelayanannya dalam perjanjian baru?
SOLUSI:
Sebagai kuasa Allah yang dinyatakan melalui bejana-bejana yang lemah yang menanggung penderitaan, demi kasih karunia bagi banyak orang dan kemuliaan Allah.
IDE TEKS :
Paulus menggambarkan pelayanannya dalam perjanjian baru sebagai kuasa Allah yang dinyatakan melalui bejana-bejana yang lemah yang menanggung penderitaan, demi kasih karunia bagi banyak orang dan kemuliaan Allah.
IDE KHOTBAH:
Kuasa Allah melalui kerapuhan kita memperluas kasih karunia-Nya dan memuliakan nama-Nya.
2 Korintus 4:16–5:10
PERMASALAHAN:
Mengapa Paulus mengatakan bahwa ia sanggup bertahan dalam penderitaan pelayanannya?
SOLUSI:
Karena pengharapan melampaui kematian adalah hidup yang kekal di dalam Kristus.
IDE TEKS :
Paulus mengatakan bahwa ia sanggup bertahan dalam penderitaan pelayanannya karena pengharapan melampaui kematian adalah hidup yang kekal di dalam Kristus.
IDE KHOTBAH:
Kita bertahan dalam masa kini karena pengharapan melampaui kematian adalah hidup bersama Kristus.
2 Korintus 5:11–6:2
PERMASALAHAN:
Apa yang Paulus desakkan kepada jemaat Korintus sebagai orang-orang yang telah menerima kematian dan kebangkitan Yesus?
SOLUSI:
Supaya mereka berdamai dengan Allah dan hidup sebagai ciptaan baru sebagaimana Allah telah menjadikan mereka pada hari keselamatan ini.
IDE TEKS :
Paulus mendesakkan kepada jemaat Korintus, sebagai orang-orang yang telah menerima kematian dan kebangkitan Yesus, untuk berdamai dengan Allah dan hidup sebagai ciptaan baru yang Allah ciptakan pada hari keselamatan ini.
IDE KHOTBAH:
Sekaranglah waktunya untuk hidup sebagai ciptaan baru yang Allah jadikan di dalam Kristus.
2 Korintus 6:3–13
PERMASALAHAN:
Apakah yang Paulus ajukan sebagai bukti keabsahan pelayanannya ketika ia memanggil jemaat Korintus untuk bertobat karena menolak Injilnya?
SOLUSI:
Ketahanannya melalui kesukaran, kasih karunia, keadaan-keadaan yang genting, dan pelepasan dari Allah—semuanya dijalani demi mereka sebagai hamba Allah.
IDE TEKS :
Sebagai bukti keabsahan pelayanannya dalam memanggil jemaat Korintus untuk bertobat karena menolak Injilnya, Paulus menampilkan ketahanannya melalui kesukaran, kasih karunia, keadaan-keadaan yang genting, dan pelepasan dari Allah, yang ia jalani demi mereka sebagai hamba Allah.
IDE KHOTBAH:
Hamba-hamba Allah menanggung segala sesuatu demi mereka yang dilayani dengan kasih.
2 Korintus 6:14–7:1
PERMASALAHAN:
Mengapa Paulus memerintahkan jemaat Korintus untuk memisahkan diri dari mereka yang telah menyesatkan mereka?
SOLUSI:
Karena gereja sebagai bait Allah harus hidup dalam kekudusan, sekarang maupun sepanjang sejarah karya Allah.
IDE TEKS :
Paulus memerintahkan jemaat Korintus untuk memisahkan diri dari mereka yang telah menyesatkan mereka karena gereja, sebagai bait Allah, harus hidup dalam kekudusan—baik sekarang maupun sepanjang sejarah karya Allah.
IDE KHOTBAH:
Lakukanlah segala yang perlu untuk menjaga imanmu tetap murni.
2 Korintus 7:2–16
PERMASALAHAN:
Mengapa Paulus mengatakan bahwa ia bersukacita atas jemaat Korintus?
SOLUSI:
Karena seruannya untuk bertobat menghasilkan pertobatan, yang memulihkan keyakinannya terhadap sebagian besar jemaat yang telah bertobat.
IDE TEKS :
Paulus mengatakan bahwa ia bersukacita atas jemaat Korintus karena seruannya untuk bertobat menghasilkan pertobatan, sehingga memulihkan keyakinannya terhadap sebagian besar jemaat yang telah bertobat.
IDE KHOTBAH:
Sukacita adalah tujuan akhir dari proses pertobatan yang menyakitkan.
2 Korintus 8:1–15
PERMASALAHAN:
Mengapa Paulus mengajak jemaat Korintus untuk memberi dengan murah hati kepada gereja-gereja yang berkekurangan?
SOLUSI:
Karena pemberian yang murah hati bagi kebutuhan orang lain adalah tanda kasih yang sejati, serupa dengan kasih Kristus.
IDE TEKS :
Paulus mengajak jemaat Korintus untuk memberi dengan murah hati kepada gereja-gereja yang berkekurangan karena pemberian yang murah hati bagi kebutuhan orang lain merupakan tanda kasih yang sejati dalam keserupaan dengan Kristus.
IDE KHOTBAH:
Kasihilah dengan sungguh-sungguh melalui pemberian yang murah hati untuk memenuhi kebutuhan sesama.
2 Korintus 8:16–9:15
PERMASALAHAN:
Bagaimanakah menurut Paulus pengumpulan persembahan harus dilakukan di Korintus?
SOLUSI:
Dengan integritas, tanpa paksaan, dan dengan kemurahan hati bagi mereka yang berkekurangan, semuanya sebagai respons terhadap kasih karunia Allah.
IDE TEKS :
Paulus mengatakan bahwa pengumpulan persembahan di Korintus harus dilakukan dengan integritas, tanpa paksaan, dan dengan kemurahan hati bagi mereka yang berkekurangan, sebagai respons terhadap kasih karunia Allah.
IDE KHOTBAH:
Berilah dengan sukacita dan kemurahan hati demi kebutuhan sesama dan kemuliaan Allah.
2 Korintus 10
PERMASALAHAN:
Bagaimana Paulus menegaskan otoritas kerasulannya terhadap para penentangnya di Korintus?
SOLUSI:
Dengan menunjuk pada buah pelayanannya dalam iman jemaat Korintus, yang dengan sendirinya merupakan pengesahan dari Allah.
IDE TEKS :
Paulus menegaskan otoritas kerasulannya terhadap para penentangnya di Korintus dengan menunjuk pada buah pelayanannya dalam iman jemaat Korintus, yang merupakan pengesahan dari Allah.
IDE KHOTBAH:
Otoritas pelayanan hanya berakar pada pengesahan panggilan dari Allah.
2 Korintus 11
PERMASALAHAN:
Bagaimana Paulus memanggil jemaat Korintus yang masih belum bertobat dan berpihak kepada para penentangnya untuk menolak “rasul-rasul palsu” yang membanggakan kekuatan mereka sendiri?
SOLUSI:
Dengan menempuh “kebodohan” membanggakan dirinya sendiri, namun hanya dalam kelemahan dan penderitaannya demi Injil.
IDE TEKS :
Paulus memanggil jemaat Korintus yang masih belum bertobat dan berpihak kepada para penentangnya untuk menolak “rasul-rasul palsu” yang membanggakan kekuatan mereka sendiri dengan menempuh kebodohan membanggakan dirinya, namun hanya dalam kelemahan dan penderitaannya demi Injil.
IDE KHOTBAH:
Kebodohan kelemahan yang saleh mengalahkan daya tarik kekuatan manusia.
2 Korintus 12:1–13
PERMASALAHAN:
Di manakah Paulus menemukan otoritas bagi pesan kerasulannya?
SOLUSI:
Bukan pada pengalaman rohaninya, melainkan semata-mata pada kekuatan Kristus yang dinyatakan melalui kelemahannya.
IDE TEKS :
Paulus menemukan otoritas bagi pesan kerasulannya bukan pada pengalaman rohaninya, melainkan hanya pada kekuatan Kristus yang dinyatakan melalui kelemahannya.
IDE KHOTBAH:
Kita meninggikan hanya kekuatan Kristus untuk memberitakan kemuliaan Kristus.
2 Korintus 12:14–13:14
PERMASALAHAN:
Apakah yang Paulus nyatakan sebagai kerinduannya bagi jemaat Korintus ketika ia bersiap mengunjungi mereka untuk ketiga kalinya?
SOLUSI:
Pertobatan dan pemulihan dalam kasih karunia Kristus, kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus.
IDE TEKS :
Kerinduan Paulus bagi jemaat Korintus ketika ia bersiap mengunjungi mereka untuk ketiga kalinya adalah pertobatan dan pemulihan mereka di dalam kasih karunia Kristus, kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus.
IDE KHOTBAH:
Kasih karunia Allah menyediakan jalan bagi pertobatan dan pemulihan.
