1 Tesalonika 1
PERMASALAHAN:
Apa alasan Paulus, Silwanus, dan Timotius mengucap syukur kepada Allah untuk jemaat Tesalonika?
SOLUSI :
Iman, kasih, pengharapan, pemilihan, peneladanan, ketekunan, dan kesaksian mereka.
PESAN TEKS : :
Paulus, Silwanus, dan Timotius mengucap syukur kepada Allah karena iman, kasih, pengharapan, pemilihan, peneladanan, ketekunan, dan kesaksian jemaat Tesalonika.
PESAN KHOTBAH :
Hiduplah dengan iman yang layak untuk disyukuri.
(Atau: Bersyukurlah atas kesetiaan orang lain.)
1 Tesalonika 2–3
PERMASALAHAN:
Bagaimana Paulus, Silwanus, dan Timotius menyatakan kasih mereka kepada jemaat Tesalonika, meskipun ada penderitaan dan perlawanan dari Iblis?
SOLUSI :
Mereka melayani dengan hati yang tulus, rajin, lemah lembut, penuh sukacita, tekun, berdoa, bersukacita, dan mengucap syukur.
PESAN TEKS : :
Paulus, Silwanus, dan Timotius menyatakan kasih mereka kepada jemaat Tesalonika, meskipun ada penderitaan dan perlawanan dari Iblis, dengan melayani dari hati yang tulus, rajin, lemah lembut, penuh sukacita, tekun, berdoa, dan mengucap syukur.
PESAN KHOTBAH :
Muridkan orang lain dengan hati yang tulus, rajin, lemah lembut, penuh sukacita, tekun, berdoa, dan penuh ucapan syukur.
1 Tesalonika 4:1–12
PERMASALAHAN:
Bagaimana jemaat Tesalonika harus menjalani kehendak Allah, yaitu pengudusan mereka?
SOLUSI :
Dengan menjauhi percabulan dan mempraktikkan kasih sebagai saudara seiman melalui kehidupan yang tenang dan rajin.
PESAN TEKS : :
Jemaat Tesalonika harus menjalani kehendak Allah, yaitu pengudusan mereka, dengan menjauhi percabulan dan mempraktikkan kasih sebagai saudara seiman melalui kehidupan yang tenang dan rajin.
PESAN KHOTBAH :
Biarlah kehidupan seksual dan kehidupan sehari-harimu ditentukan oleh kekudusan.
1 Tesalonika 4:13–18
PERMASALAHAN:
Mengapa jemaat Tesalonika harus memiliki pengharapan dalam dukacita mereka atas orang percaya yang telah meninggal?
SOLUSI :
Karena kebangkitan Kristus menjamin kebangkitan mereka, Yesus akan datang kembali, mereka yang telah mati tidak dirugikan, dan semua orang percaya akan selama-lamanya bersama Yesus setelah Ia datang kembali.
PESAN TEKS : :
Jemaat Tesalonika harus memiliki pengharapan dalam dukacita mereka atas orang percaya yang telah meninggal karena kebangkitan Kristus menjamin kebangkitan mereka, Yesus akan datang kembali, mereka yang telah mati tidak dirugikan, dan semua orang percaya akan selama-lamanya bersama Yesus setelah Ia datang kembali.
PESAN KHOTBAH :
Kebangkitan dan kedatangan Yesus memberi kita pengharapan dalam menghadapi kematian.
1 Tesalonika 5:1–11
PERMASALAHAN:
Bagaimana jemaat Tesalonika harus hidup dalam menantikan hari Tuhan?
SOLUSI :
Sebagai “anak-anak terang” (ayat 5) yang berjaga-jaga dan sadar, mengenakan iman, pengharapan, dan kasih, serta saling menguatkan dengan pengharapan akan akhir zaman.
PESAN TEKS : :
Jemaat Tesalonika harus hidup dalam menantikan hari Tuhan sebagai “anak-anak terang” (ayat 5) yang berjaga-jaga dan sadar, mengenakan iman, pengharapan, dan kasih, serta saling menguatkan dengan pengharapan akan akhir zaman.
PESAN KHOTBAH :
Kebangkitan dan kedatangan Yesus memberi kita pengharapan dalam menjalani hidup sebagai anak-anak terang.
1 Tesalonika 5:12–28
PERMASALAHAN:
Bagaimana jemaat Tesalonika harus hidup sebagai keluarga Allah?
SOLUSI :
Dengan menghormati pemimpin, sesama orang percaya, orang luar, dan Allah dengan kekudusan dan kasih.
PESAN TEKS :
Jemaat Tesalonika harus hidup sebagai keluarga Allah dengan menghormati pemimpin, sesama orang percaya, orang luar, dan Allah dengan kekudusan dan kasih.
PESAN KHOTBAH :
Pilihlah kasih dan kekudusan dalam semua relasi hidupmu.
