Lukas 1:1–4
PERMASALAHAN: Mengapa penulis Injil Lukas menulis catatan tentang Yesus dari Nazaret yang diteliti dan disusun dengan cermat?
SOLUSI: Untuk meneguhkan kebenaran dan keakuratan pesan yang sebelumnya telah diterima Theofilus.
PESAN TEKS: Penulis Injil Lukas menulis catatan yang diteliti dan disusun dengan cermat tentang Yesus dari Nazaret untuk meneguhkan kebenaran dan keakuratan pesan yang sebelumnya telah diterima Theofilus.
PESAN KHOTBAH: Lukas meneguhkan kesaksian Kristen yang setia tentang Yesus di setiap generasi.
Lukas 1:5–25
PERMASALAHAN: Siapakah anak yang dijanjikan Allah kepada Zakharia dan istrinya, Elisabet, kelak akan menjadi?
SOLUSI: Seorang nabi yang penuh Roh Kudus yang menyampaikan pesan Allah kepada Israel dan membuat banyak orang kembali kepada Tuhan.
PESAN TEKS: Anak yang dijanjikan Allah kepada Zakharia dan Elisabet akan tumbuh menjadi seorang nabi yang penuh Roh Kudus. Ia akan menyampaikan pesan Allah kepada Israel dan membuat banyak orang kembali kepada Tuhan.
PESAN KHOTBAH: Seseorang yang penuh Roh Kudus dan menyampaikan firman Allah dapat menuntun banyak orang kembali kepada-Nya.
Lukas 1:26–45
PERMASALAHAN: Apa yang dilakukan Maria ketika ia mengetahui bahwa ia akan mengandung oleh Roh Kudus dan bahwa anak itu akan bertumbuh melayani Allah?
SOLUSI: Ia mempersembahkan hidupnya kepada Allah dengan keyakinan bahwa janji itu akan digenapi.
PESAN TEKS: Ketika Maria mengetahui bahwa ia akan mengandung seorang anak yang akan bertumbuh untuk melayani Allah, ia mempersembahkan hidupnya kepada Allah dengan keyakinan bahwa janji itu akan digenapi.
PESAN KHOTBAH: Pelayanan sejati kepada Allah menuntut kepercayaan dan ketaatan terhadap firman Allah dan pimpinan Roh Kudus.
Lukas 1:46–80
PERMASALAHAN: Bagaimana respons Maria dan Zakharia terhadap kabar bahwa mereka akan memiliki anak (Maria akan melahirkan Yesus dan Zakharia akan memiliki Yohanes)?
SOLUSI: Maria merespons dengan iman dan pujian sejak awal, sementara Zakharia merespons dengan ketidakpercayaan awal dan kemudian pujian.
PESAN TEKS: Respons Maria dan Zakharia terhadap kabar kelahiran anak mereka adalah: Maria merespons dengan iman dan pujian sejak awal, sementara Zakharia dengan ketidakpercayaan awal dan akhirnya pujian.
PESAN KHOTBAH: Letakkan kepercayaan penuh kepada Allah dan naikkan pujian bagi-Nya.
Lukas 2
PERMASALAHAN: Mengapa kelahiran Yesus penting?
SOLUSI: Yesus adalah Mesias yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama. Sesuai tujuan Allah yang berdaulat, Ia akan menjadi agen keselamatan bagi Israel dan bagi segala bangsa.
PESAN TEKS: Kelahiran Yesus penting karena Ia adalah Mesias yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama, yang menjadi agen keselamatan bagi Israel dan bagi semua bangsa.
PESAN KHOTBAH: Yesus adalah Juruselamat bagi segala bangsa.
Lukas 3:1–20
PERMASALAHAN: Apa pesan Yohanes Pembaptis?
SOLUSI: Allah dalam kitab Yesaya telah menjanjikan keselamatan bagi Israel, dan keselamatan itu telah datang melalui Mesias. Karena itu, orang harus bertobat, dibaptis, dan hidup dengan cara yang sesuai dengan kehendak Allah.
PESAN TEKS: Pesan Yohanes Pembaptis adalah bahwa keselamatan Allah yang dijanjikan dalam Yesaya telah dekat dalam diri Mesias. Karena itu, orang harus bertobat, dibaptis, dan hidup layak di hadapan Allah.
PESAN KHOTBAH: Bertobatlah, dibaptislah, dan ubahlah hidupmu sesuai dengan kehendak Allah.
Lukas 3:21–4:13
PERMASALAHAN: Bagaimana Yesus, yang dipenuhi Roh Kudus dalam baptisannya, menolak godaan untuk tidak taat kepada Allah?
SOLUSI: Ia membedakan tipu daya dalam setiap pencobaan dengan pertolongan firman dalam Perjanjian Lama.
PESAN TEKS: Yesus, yang dipenuhi Roh Kudus dalam baptisannya, mampu menolak segala godaan untuk tidak taat kepada Allah karena Ia dapat melihat tipu daya dalam setiap pencobaan melalui firman Tuhan.
PESAN KHOTBAH: Roh kudus akan menolak tipu daya percobaan yang didapat dari kehidupan firman Tuhan yang dihidupi dalam ketaatan.
Lukas 4:14–44
PERMASALAHAN: Mengapa Yesus diusir dari Nazaret setelah Ia menyatakan bahwa nubuat Yesaya telah digenapi ketika mereka mendengarnya?
SOLUSI: Yesus mengingatkan mereka bahwa Israel pernah menolak para nabi, namun Allah menunjukkan belas kasihan kepada bangsa-bangsa non-Yahudi pada waktu-waktu tersebut.
PESAN TEKS: Yesus diusir dari Nazaret setelah menyatakan bahwa nubuat Yesaya telah digenapi karena Ia mengingatkan mereka akan sejarah penolakan nabi oleh Israel dan bagaimana Allah menunjukkan belas kasihan kepada bangsa-bangsa lain.
PESAN KHOTBAH: Yesus menyatakan berita penebusan dan sekaligus menyingkapkan kebenaran yang sulit kita akui.
Lukas 5
PERMASALAHAN: Bagaimana Simon menjadi murid Yesus?
SOLUSI: Simon percaya dan taat kepada Yesus, mengakui ketidaklayakannya, mengubah hidupnya, dan mengikuti Yesus untuk ambil bagian dalam pekerjaan menarik orang datang kepada Allah.
PESAN TEKS: Simon menjadi murid Yesus dengan percaya dan taat kepada-Nya, mengakui ketidaklayakannya, mengubah hidupnya, dan mengikuti Yesus untuk ambil bagian dalam pekerjaan menarik orang kepada Allah.
PESAN KHOTBAH: Ikutilah Yesus, percayalah kepada Allah, teladanilah Yesus, dan bawalah orang lain kepada Allah.
Lukas 6–7
PERMASALAHAN: Bagaimana Yesus berinteraksi dengan orang-orang yang Ia temui dalam pelayanan-Nya?
SOLUSI: Ia membagikan kebaikan dan tuntutan Allah yang sesuai dengan kisah hidup mereka agar mereka terhubung dengan Allah dan perubahan terjadi dalam cara mereka memandang diri sendiri, sesama, dan Allah.
PESAN TEKS: Yesus berinteraksi dengan orang-orang dalam pelayanan-Nya dengan membagikan kebaikan dan tuntutan Allah yang relevan bagi kisah hidup mereka. Ini membuat mereka terhubung dengan Allah dan mengubah perspektif mereka tentang diri sendiri, sesama, dan Allah.
PESAN KHOTBAH: Berjumpa dengan Yesus berarti melihat diri, sesama, dan Allah secara baru—dan diubahkan.
Lukas 8:1–21
PERMASALAHAN: Bagaimana Yesus menggunakan perumpamaan untuk mengajar tentang Kerajaan Allah?
SOLUSI: Ia menggunakan pengalaman hidup sehari-hari untuk menantang kesalahpahaman tentang Allah dan agama.
PESAN TEKS: Yesus menggunakan perumpamaan untuk mengajar tentang Kerajaan Allah dengan menggunakan pengalaman sehari-hari untuk menantang kesalahpahaman tentang Allah dan agama.
PESAN KHOTBAH: Ajaran Yesus melalui perumpamaan menuntut kita menilai ulang pemahaman kita tentang Allah dan cara kita hidup dalam iman.
Lukas 8:22–56
PESAN TEKS:
Yesus membuat perbedaan bagi orang-orang yang Ia temui dengan membebaskan mereka dari bahaya fisik, kejahatan demonik, sakit yang melemahkan, dan kematian; dengan demikian Ia memberi alasan untuk merayakan dan bersaksi dengan bijaksana tentang kebaikan Allah.
PESAN KHOTBAH:
Ketika Allah di dalam Yesus memulihkan hidup yang hancur, rayakanlah dengan sukacita dan ceritakanlah kepada orang lain dengan bijaksana dan penuh kesadaran tentang apa yang telah Allah lakukan.
Lukas 9:1–20
PERMASALAHAN:
Siapakah Yesus menurut kesimpulan Petrus dalam terang pemberitaan-Nya tentang Kerajaan Allah, kegelisahan yang Ia timbulkan pada Herodes, dan mukjizat-Nya memberi makan orang banyak yang lapar?
SOLUSI:
Mesias yang dijanjikan Allah kepada Israel dalam Perjanjian Lama.
PESAN TEKS:
Petrus menyimpulkan bahwa Yesus—dalam terang pemberitaan-Nya tentang Kerajaan Allah, kekhawatiran yang Ia timbulkan pada Herodes, dan mukjizat-Nya memberi makan orang banyak—adalah Mesias yang dijanjikan Allah kepada Israel dalam Perjanjian Lama.
PESAN KHOTBAH:
Yesus adalah Hamba Allah yang diurapi, yang menghadirkan kuasa penebusan Allah ke dalam hidup kita.
Lukas 9:21–27
PERMASALAHAN:
Apa yang termasuk di dalam mengikuti Yesus yang menubuatkan penolakan, penderitaan, kematian, dan kebangkitan-Nya?
SOLUSI:
Kemungkinan besar mengalami penderitaan dan bahkan kematian, dengan keyakinan akan pembenaran akhir.
PESAN TEKS:
Mengikuti Yesus—yang mengantisipasi penolakan, penderitaan, kematian, dan kebangkitan-Nya—mengandung kemungkinan besar mengalami penderitaan dan kematian, dengan pengharapan akan pembenaran akhir.
PESAN KHOTBAH:
Mengikuti Yesus dapat menjadi sangat mahal, tetapi kesetiaan akan dibenarkan pada akhirnya.
Lukas 9:28–62
PERMASALAHAN:
Apa yang diperlihatkan transfigurasi (perubahan rupa) Yesus tentang identitas-Nya?
SOLUSI:
Bahwa Ia adalah Tuhan dan Anak Allah.
PESAN TEKS:
Perubahan rupa Yesus meneguhkan identitas-Nya sebagai Tuhan dan Anak Allah.
PESAN KHOTBAH:
Berdasarkan siapa Yesus sebenarnya, Ia memiliki klaim pertama dan terakhir atas hidup kita.
Lukas 10:1–24
PERMASALAHAN:
Apa yang Yesus tugaskan kepada para pengikut-Nya?
SOLUSI:
Untuk memberitakan kerajaan Allah dan menerima pelayanan keramahan ketika pesan itu diterima, tetapi berpindah ke wilayah lain ketika pesan itu ditolak.
PESAN TEKS:
Yesus menugaskan para pengikut-Nya untuk memberitakan kerajaan Allah dan menerima keramahan ketika pesan itu diterima, tetapi berpindah ke wilayah lain ketika pesan itu ditolak.
PESAN KHOTBAH:
Pengikut Yesus dipanggil untuk memberitakan kabar baik tentang kerajaan Allah, apa pun tantangannya.
Lukas 10:25–42
PERMASALAHAN:
Apa yang Yesus ajarkan tentang mengasihi sesama?
SOLUSI:
Mengasihi sesama menuntut seseorang untuk menunjukkan niat baik yang sengaja kepada orang-orang yang berbeda darinya, sekalipun itu berarti mengambil risiko, melampaui batasan sosial, dan memberikan bantuan praktis serta perawatan jangka panjang.
PESAN TEKS:
Yesus mengajarkan bahwa mengasihi sesama membutuhkan tindakan nyata berupa niat baik kepada orang-orang yang berbeda dari kita, sekalipun itu berarti mengambil risiko, mengatasi konvensi sosial, dan memberi bantuan praktis serta perawatan jangka panjang.
PESAN KHOTBAH:
Jangan menunjukkan keberpihakan dalam berbelas kasih kepada sesama.
Lukas 11:1–13
PERMASALAHAN:
Apa yang Yesus ajarkan kepada para murid tentang doa?
SOLUSI:
Bahwa berdoa berarti menyembah Allah, merindukan kerajaan-Nya, memohon kebutuhan dasar untuk hidup, pengampunan dosa, dan kekuatan untuk melawan pencobaan; Ia mengajarkan ketekunan dalam doa.
PESAN TEKS:
Yesus mengajarkan kepada murid-murid-Nya bahwa doa berarti menyembah Allah, merindukan kerajaan-Nya, meminta kebutuhan dasar hidup, pengampunan dosa, dan kekuatan melawan pencobaan; Ia menekankan pentingnya ketekunan dalam doa.
PESAN KHOTBAH:
Dalam doa kita menata hidup sesuai Allah dan terus bertahan dalam disiplin itu.
Lukas 11:14–54
PERMASALAHAN:
Mengapa kerumunan orang, orang Farisi, dan ahli-ahli Taurat mempertanyakan otoritas dan ajaran Yesus?
SOLUSI:
Karena mereka gagal mengenali sumber ilahi dari otoritas-Nya untuk mengusir roh jahat dan mereka mengutamakan penampilan lahiriah daripada disposisi hati yang benar.
PESAN TEKS:
Kerumunan orang, orang Farisi, dan ahli-ahli Taurat mempertanyakan otoritas dan ajaran Yesus karena mereka gagal membedakan sumber ilahi dari otoritas-Nya untuk mengusir roh jahat dan lebih mengutamakan penampilan luar daripada kondisi hati yang benar.
PESAN KHOTBAH:
Gagasan palsu tentang Allah dan kesalehan akan selalu terancam oleh kebenaran dan kuasa Allah di dalam Yesus.
Lukas 12:1–12
PERMASALAHAN:
Mengapa para pengikut Yesus tidak perlu takut mengakui iman kepada-Nya ketika dianiaya atau diancam dengan kematian?
SOLUSI:
Karena Yesus menjanjikan bahwa Roh Kudus akan memampukan kesaksian mereka dan pada akhirnya mereka akan dibenarkan oleh Allah.
PESAN TEKS:
Para pengikut Yesus tidak perlu takut mengakui iman kepada-Nya ketika menghadapi penganiayaan atau ancaman kematian, karena Yesus menjanjikan bahwa Roh akan menolong kesaksian mereka dan bahwa pada akhirnya mereka akan dibenarkan oleh Allah.
PESAN KHOTBAH:
Jangan takut menghadapi perlawanan terhadap Yesus, karena Roh menolong kita bersaksi dan Allah akan membenarkan kita pada akhirnya.
Lukas 12:13–21
PERMASALAHAN:
Apa yang Yesus ajarkan tentang mengumpulkan kekayaan materi sebagai yang terutama?
SOLUSI:
Hal itu menghasilkan kepercayaan palsu pada rencana dan kepemilikan manusia yang menutupi kesadaran akan pertanggungjawaban kepada Allah.
PESAN TEKS:
Yesus mengajarkan bahwa menjadikan kekayaan materi sebagai prioritas utama melahirkan kepercayaan palsu pada rencana dan kepunyaan manusia, yang mengaburkan kesadaran akan pertanggungjawaban kepada Allah.
PESAN KHOTBAH:
Menjadikan materi sebagai yang utama mengaburkan penglihatan kita tentang Allah dan membawa dampak buruk bagi hidup kita.
Lukas 12:22–48
PERMASALAHAN:
Sikap apa yang Yesus ajarkan sebagai respons yang benar terhadap kekhawatiran dan kewaspadaan?
SOLUSI:
Untuk tidak khawatir (karena kekhawatiran tidak menambah kualitas atau panjang hidup), tetapi mempercayai Allah; dan untuk berjaga-jaga atau tekun dalam pemuridan, siap memberi pertanggungjawaban yang memuaskan kepada Yesus.
PESAN TEKS:
Yesus mengajarkan bahwa respons yang benar terhadap kekhawatiran adalah tidak khawatir, sebab kekhawatiran tidak menambahkan apa pun pada hidup, tetapi mempercayai Allah; dan respons yang benar terhadap kewaspadaan ialah menjadi murid yang tekun dan siap memberi pertanggungjawaban kepada Yesus.
PESAN KHOTBAH:
Percayalah kepada Allah daripada mengkhawatirkan hidup, dan hiduplah dalam kewaspadaan sebagai murid yang siap menyambut Tuhan.
Lukas 12:49–59
PERMASALAHAN:
Apa dampak kehadiran Yesus bagi orang-orang sezaman-Nya?
SOLUSI:
Ia membelah pendapat, bahkan dalam keluarga; orang harus memilih untuk atau menentang Dia.
PESAN TEKS:
Dampak Yesus bagi orang-orang sezaman-Nya adalah bahwa Ia membelah pendapat, bahkan dalam keluarga; orang harus memilih untuk atau melawan Dia.
PESAN KHOTBAH:
Tidak seorang pun dapat bersikap netral terhadap Yesus.
Lukas 13:1–9
PERMASALAHAN:
Mengapa pertobatan menjadi pusat dari pesan Yesus?
SOLUSI:
Karena kegagalan untuk bertobat membawa konsekuensi fatal yang seharusnya dihindari.
PESAN TEKS:
Pertobatan menjadi pusat pesan Yesus karena kegagalan bertobat membawa konsekuensi fatal yang seharusnya dihindari.
PESAN KHOTBAH:
Berbalik kepada Allah bukanlah pilihan tambahan—itu satu-satunya jalan untuk hidup yang sesungguhnya.
Lukas 13:10–17
PERMASALAHAN:
Mengapa benar bagi Yesus untuk menyembuhkan seorang perempuan yang lumpuh pada hari Sabat?
SOLUSI:
Karena memulihkan seseorang secara utuh sungguh-sungguh memuliakan Allah.
PESAN TEKS:
Benar bagi Yesus untuk menyembuhkan perempuan yang lumpuh pada hari Sabat karena memulihkan seseorang secara utuh adalah tindakan yang benar-benar menghormati Allah.
PESAN KHOTBAH:
Meningkatkan kualitas hidup seseorang adalah bagian dari ibadah yang sejati.
Lukas 13:18–21
PERMASALAHAN:
Seperti apakah kerajaan Allah itu?
SOLUSI:
Bagaikan biji sesawi atau ragi—tampak kecil dan tidak berarti, tetapi penuh kehidupan sehingga bertumbuh menjadi besar dan mengagumkan.
PESAN TEKS:
Kerajaan Allah seperti biji sesawi atau ragi—tampak kecil dan tidak berarti, tetapi penuh daya kehidupan hingga bertumbuh menjadi besar dan mengesankan.
PESAN KHOTBAH:
Kerajaan Allah mungkin tersembunyi dari pandangan, namun hadir, bekerja, dan sangat penting bagi semua bangsa di mana pun.
Lukas 13:22–30
PERMASALAHAN:
Siapakah yang akan diselamatkan?
SOLUSI:
Mereka yang menerima tuntutan mahal dalam mengikuti Yesus dan bekerja sama dengan kerajaan Allah.
PESAN TEKS:
Mereka yang akan diselamatkan adalah mereka yang menerima tuntutan mahal dalam mengikuti Yesus dan bekerja sama dengan kerajaan Allah.
PESAN KHOTBAH:
Untuk diselamatkan, ikutilah Yesus dan bekerjalah sejalan dengan kerajaan Allah.
Lukas 13:31–35
PERMASALAHAN:
Mengapa Yesus berduka atas Yerusalem?
SOLUSI:
Karena kota itu memiliki sejarah menolak dan membunuh para nabi yang diutus Allah untuk menyampaikan Firman Tuhan, dan Yesus pun melihat bahwa Ia akan mengalami penolakan dan kematian yang sama.
PESAN TEKS:
Yesus berduka atas Yerusalem karena kota itu memiliki sejarah menolak dan membunuh para nabi yang diutus Allah untuk menyampaikan Firman Tuhan, dan Yesus mengantisipasi bahwa Ia juga akan ditolak dan dibunuh karena alasan yang sama.
PESAN KHOTBAH:
Menyampaikan kebenaran Allah kepada kuasa dunia berarti mengambil risiko ditolak, menderita, bahkan mati.
Lukas 14:1–6
PERMASALAHAN:
Mengapa Yesus bertanya kepada seorang Farisi apakah diperbolehkan menyembuhkan seseorang pada hari Sabat?
SOLUSI:
Untuk menyingkap ketidakmanusiawian dari penafsiran yang melarang penyembuhan pada hari Sabat tetapi membolehkan penyelamatan seekor hewan atau seseorang yang jatuh ke dalam lubang.
PESAN TEKS:
Yesus bertanya kepada orang Farisi apakah diperbolehkan menyembuhkan pada hari Sabat untuk menyingkap ketidakmanusiawian dari penafsiran yang melarang penyembuhan tetapi membolehkan penyelamatan hewan atau manusia dari lubang.
PESAN KHOTBAH:
Allah berkenan untuk menyembuhkan dan memulihkan manusia menjadi utuh.
Lukas 14:7–24
PERMASALAHAN:
Apa yang Yesus ajarkan tentang kerendahan hati dan keramahan (hospitality)?
SOLUSI:
Bahwa seseorang tidak boleh menganggap dirinya lebih penting daripada orang lain, karena di mata Allah orang lain bisa saja lebih layak menerima penghormatan.
PESAN TEKS:
Yesus mengajarkan bahwa dalam hal kerendahan hati dan keramahan, seseorang tidak boleh menganggap dirinya lebih penting dari yang lain, karena di mata Allah mungkin justru orang lain yang layak menerima kehormatan lebih.
PESAN KHOTBAH:
Tidak ada tempat bagi kesombongan di hadapan Allah; sebaliknya, rendahkan dirimu agar engkau dapat dikejutkan oleh kebaikan dan kemurahan Allah.
Lukas 14:25–35
PERMASALAHAN:
Mengapa penting mempertimbangkan konsekuensi menjadi pengikut Yesus sebelum memutuskan mengikut Dia?
SOLUSI:
Karena mengikuti Yesus sebagai murid-Nya sangat mahal; itu berarti bersedia melepaskan keamanan materi dan bahkan mati demi Dia.
PESAN TEKS:
Penting untuk mempertimbangkan konsekuensi menjadi pengikut Yesus sebelum memutuskan, karena mengikuti Yesus sebagai murid-Nya menuntut harga yang mahal; termasuk kesediaan melepaskan keamanan materi dan mati demi Dia.
PESAN KHOTBAH:
Pikirkan dengan matang sebelum memutuskan mengikuti Yesus, karena jalan itu dapat berakhir pada kematian.
Lukas 15
PERMASALAHAN:
Bagaimana Yesus menantang kecaman para guru agama terhadap diri-Nya yang bergaul dengan pemungut cukai dan orang-orang berdosa—orang-orang yang dianggap buangan masyarakat dan terasing dari Allah?
SOLUSI:
Ia mengajarkan bahwa Allah sangat peduli pada mereka dan dengan sengaja mencari untuk menemukan serta memulihkan mereka.
PESAN TEKS:
Yesus menantang kecaman para guru agama terhadap pergaulan-Nya dengan pemungut cukai dan orang-orang berdosa—mereka yang dianggap terbuang dari masyarakat dan jauh dari Allah—dengan mengajarkan bahwa Allah sangat peduli pada mereka dan dengan sengaja mencari serta memulihkan mereka.
PESAN KHOTBAH:
Penghakiman manusia ditantang oleh kasih Allah dan diubah menjadi belas kasihan yang membagikan kabar baik.
Lukas 16:1–13
PERMASALAHAN:
Mengapa Yesus memuji seorang bendahara yang dipecat karena menyalahgunakan harta tuannya dan bertindak demi kepentingan dirinya sendiri?
SOLUSI:
Karena ia cerdik dengan menghapus komisi yang seharusnya ia terima dari para pengutang tuannya untuk memastikan bahwa kelak mereka akan menolongnya.
PESAN TEKS:
Yesus memuji seorang bendahara yang dipecat karena menyalahgunakan harta tuannya dan bertindak demi keuntungannya, karena ia cerdik dalam menghapus komisi yang menjadi bagiannya dari para pengutang tuannya demi memperoleh bantuan mereka di masa depan.
PESAN KHOTBAH:
Bersikaplah bijaksana dalam situasi sulit, membuat keputusan yang cerdas dan strategis demi masa depan.
Lukas 16:14–31
PERMASALAHAN : Bagaimana Yesus menantang sikap acuh tak acuh terhadap uang?
SOLUSI : Ia mengajarkan bahwa kekayaan harus digunakan untuk mengurangi kemiskinan, dan keputusan untuk melakukannya harus didasarkan pada Perjanjian Lama, bukan pada tuntutan akan tanda supranatural yang bersifat sewenang-wenang.
PESAN TEKS: Yesus menantang sikap acuh tak acuh terhadap uang ketika Ia mengajarkan bahwa kekayaan harus dipakai untuk menolong orang miskin. Keputusan itu harus bersandar pada ajaran Perjanjian Lama, bukan pada alasan-alasan yang dibuat-buat seperti menuntut tanda supranatural.
PESAN KHOTAH : Gunakan kekayaan untuk menolong orang miskin sebagaimana diperintahkan dalam Kitab Suci, dan jangan mencari-cari alasan dengan menuntut tanda supranatural sebagai konfirmasi.
Lukas 17
PERMASALAHAN:
Bagaimana Yesus menantang sikap puas diri terhadap uang?
SOLUSI:
Ia mengajarkan bahwa kekayaan harus digunakan untuk menolong orang miskin, dan keputusan untuk melakukannya harus didasarkan pada Perjanjian Lama, bukan pada tuntutan akan tanda supranatural secara sembarangan.
PESAN TEKS:
Yesus menantang sikap puas diri terhadap uang ketika Ia mengajarkan bahwa kekayaan harus digunakan untuk menolong orang miskin, dan keputusan itu harus dibangun di atas ajaran Perjanjian Lama, bukan pada tuntutan akan tanda supranatural yang tidak berdasar.
PESAN KHOTBAH:
Gunakan kekayaan untuk menolong orang miskin sebagaimana diperintahkan Kitab Suci, dan jangan membuat alasan dengan menuntut tanda supranatural sebagai konfirmasi.
Lukas 18:1–19:27
PERMASALAHAN:
Apa yang ditegaskan ajaran Yesus tentang hal-hal terakhir?
SOLUSI:
Bahwa kerajaan Allah sudah hadir, dan intervensi Allah di masa depan akan terjadi secara tiba-tiba dan tak terduga; karena itu manusia tidak boleh mencoba memprediksinya — yang penting adalah tetap setia kepada Allah.
PESAN TEKS:
Ajaran Yesus tentang hal-hal terakhir menegaskan bahwa kerajaan Allah sudah hadir dan intervensi Allah di masa depan akan berlangsung secara tiba-tiba dan tidak terduga, sehingga manusia tidak boleh mencoba memprediksinya; yang penting adalah tetap setia kepada Allah.
PESAN KHOTBAH:
Jangan membuang waktu mencoba memprediksi tindakan Allah di masa depan; sebaliknya, fokuslah mengikuti Yesus dengan setia pada masa kini.
Lukas 19:28–22:6
PERMASALAHAN:
Bagaimana perkataan dan perbuatan Yesus tentang kerajaan Allah menggulingkan pandangan umum tentang relasi ilahi-manusia?
SOLUSI:
Ia menunjukkan bahwa Allah peduli kepada mereka yang lemah, tersingkir secara sosial, dan para pendosa, serta menolak bentuk spiritualitas berkat yang didasarkan pada jasa manusia.
PESAN TEKS:
Perkataan dan perbuatan Yesus tentang kerajaan Allah menggulingkan pandangan umum tentang relasi ilahi-manusia dengan menunjukkan bahwa Allah peduli kepada yang lemah, terpinggirkan, dan para pendosa, serta menolak spiritualitas berkat yang bertumpu pada jasa manusia.
PESAN KHOTBAH:
Yesus menggulingkan spiritualitas yang berbasis jasa, dan memberitakan kebaikan Allah yang tidak layak kita terima namun diberikan secara cuma-cuma dan mengubahkan hidup.
Lukas 19:28–22:6
PERMASALAHAN:
Mengapa kedatangan Yesus ke Yerusalem dan pengajaran-Nya di Bait Allah menimbulkan perlawanan dari para imam dan orang Farisi?
SOLUSI:
Ia menggulingkan ajaran mereka, menantang praktik eksploitasi ekonomi di dalam Bait Allah, dan menubuatkan kehancuran Bait Allah serta Yerusalem.
PESAN TEKS:
Kedatangan Yesus ke Yerusalem dan pengajaran-Nya di Bait Allah menimbulkan perlawanan dari para imam dan orang Farisi karena Ia menggulingkan ajaran mereka, menantang eksploitasi ekonomi dalam Bait Allah, dan menubuatkan kehancuran Bait Allah serta Yerusalem.
PESAN KHOTBAH:
Kabar baik tentang Yesus menantang gagasan-gagasan yang keliru tentang Allah, spiritualitas manusia, institusi-institusi keagamaan, dan masyarakat, sehingga memicu perlawanan.
Lukas 22:7–23:25
PERMASALAHAN:
Apa yang ditunjukkan oleh jam-jam terakhir Yesus dalam perjamuan, pengkhianatan, penangkapan, dan pengadilan tentang hidup dan pelayanan-Nya?
SOLUSI:
Peristiwa-peristiwa itu menggenapi tujuan Allah untuk menebus Israel melalui pembentukan perjanjian baru lewat kematian-Nya.
PESAN TEKS:
Jam-jam terakhir Yesus dalam perjamuan, pengkhianatan, penangkapan, dan pengadilan menunjukkan bahwa hidup dan pelayanan-Nya menggenapi tujuan Allah untuk menebus Israel melalui pembentukan perjanjian baru lewat kematian-Nya.
PESAN KHOTBAH:
Peristiwa-peristiwa yang tampaknya tidak berarti saat ini dapat dipakai Allah untuk tujuan besar-Nya—yang baru kita pahami setelah melihat ke belakang.
Lukas 23:26–49
PERMASALAHAN:
Apa yang Yesus minta agar Allah lakukan bagi mereka yang menyalibkan Dia?
SOLUSI:
Mengampuni mereka, karena mereka tidak memahami apa yang mereka lakukan.
PESAN TEKS:
Yesus meminta Allah mengampuni mereka yang menyalibkan Dia, karena mereka tidak mengerti apa yang mereka perbuat.
PESAN KHOTBAH:
Mengampuni musuh adalah inti dari mengikuti Yesus.
Lukas 24:1–12
PERMASALAHAN:
Apa penjelasan untuk kubur yang kosong?
SOLUSI:
Yesus telah bangkit dari antara orang mati.
PESAN TEKS:
Penjelasan untuk kubur yang kosong adalah bahwa Yesus telah bangkit dari antara orang mati.
PESAN KHOTBAH:
Yesus hidup!
Lukas 24:13–53
PERMASALAHAN:
Bagaimana Yesus menegaskan bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati?
SOLUSI:
Ia menampakkan diri kepada dua murid di jalan menuju Emaus, kepada Simon, dan kepada sekumpulan murid lainnya.
PESAN TEKS:
Yesus menegaskan bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati dengan menampakkan diri kepada dua murid di jalan ke Emaus, kepada Simon, dan kepada sekumpulan murid.
PESAN KHOTBAH:
Yesus menjumpai manusia untuk menunjukkan bahwa Ia hidup.
