Galatia 1:1–5

PERMASALAHAN: Bagaimana Paulus mendefinisikan Injil?

SOLUSI: Yesus Kristus mati karena dosa untuk melepaskan jemaat Galatia dari zaman yang jahat ini sesuai dengan kehendak Allah dan demi kemuliaan-Nya.

PESAN TEKS: Paulus mendefinisikan Injil sebagai Yesus Kristus yang mati karena dosa untuk melepaskan jemaat Galatia dari zaman yang jahat ini sesuai dengan kehendak Allah dan demi kemuliaan-Nya.

PESAN KHOTBAH: Yesus Kristus mati karena dosa-dosa kita untuk melepaskan kita dari zaman yang jahat ini sesuai dengan kehendak Allah dan demi kemuliaan-Nya.


Galatia 1:6–10

PERMASALAHAN: Mengapa Paulus mengutuk para pengacau (guru-guru palsu)?

SOLUSI: Karena mereka memberitakan Injil yang telah diputarbalikkan.

PESAN TEKS: Paulus mengutuk para pengacau karena mereka memberitakan Injil yang telah diputarbalikkan.

PESAN KHOTBAH: Tolaklah mereka yang memberitakan Injil yang telah diputarbalikkan.


Galatia 1:11–2:14

PERMASALAHAN: Bagaimana Paulus menegaskan keabsahan pelayanannya kepada jemaat Galatia?

SOLUSI: Dengan menegaskan bahwa ia menerima berita Injil dan kerasulannya langsung dari Allah.

PESAN TEKS: Paulus menegaskan keabsahan pelayanannya kepada jemaat Galatia dengan menyatakan bahwa ia menerima berita Injil dan kerasulannya langsung dari Allah.

PESAN KHOTBAH: Yesus Kristus memanggil, memperlengkapi, dan mengutus hamba-hamba-Nya untuk memberitakan Injil-Nya.


Galatia 2:15–21

PERMASALAHAN: Apa argumen Paulus dalam menegur kemunafikan Petrus?

SOLUSI: Bahwa “manusia tidak dibenarkan karena melakukan hukum Taurat, melainkan hanya oleh iman dalam Yesus Kristus” (2:16).

PESAN TEKS: Paulus menegur kemunafikan Petrus dengan menyatakan bahwa “manusia tidak dibenarkan karena melakukan hukum Taurat, melainkan hanya oleh iman dalam Yesus Kristus” (2:16).

PESAN KHOTBAH: Kita tidak dibenarkan karena melakukan hukum Taurat, melainkan oleh iman dalam Yesus Kristus.


Galatia 3:1–4:7

PERMASALAHAN: Dalam kondisi apa jemaat Galatia menerima Roh Kudus dan pengangkatan sebagai anak?

SOLUSI: Melalui iman dalam Yesus Kristus dan bukan karena ketaatan pada hukum Taurat.

PESAN TEKS: Jemaat Galatia menerima Roh Kudus dan pengangkatan sebagai anak melalui iman dalam Yesus Kristus dan bukan karena ketaatan pada hukum Taurat.

PESAN KHOTBAH: Kita menerima Roh Kudus dan pengangkatan sebagai anak melalui iman dalam Yesus Kristus dan bukan karena ketaatan pada hukum Taurat.


Galatia 4:8–20

PERMASALAHAN: Mengapa Paulus merasa takut atau khawatir terhadap jemaat Galatia?

SOLUSI: Karena mereka (tampaknya) telah meninggalkan Injil, yang terlihat dari sikap permusuhan mereka terhadap Paulus dan “kembali kepada perhambaan” di bawah hukum Taurat.

PESAN TEKS: Paulus khawatir terhadap jemaat Galatia karena mereka telah meninggalkan Injil, yang terlihat dari sikap permusuhan mereka dan kembali kepada perhambaan di bawah hukum Taurat.

PESAN KHOTBAH: Meninggalkan Injil membawa pada permusuhan dan perhambaan.


Galatia 4:21–5:12

PERMASALAHAN: Mengapa Paulus merujuk pada kisah Hagar dan Sara?

SOLUSI: Untuk membuktikan bahwa kemerdekaan dalam Kristus lebih baik daripada perhambaan di bawah hukum Taurat.

PESAN TEKS: Paulus merujuk pada kisah Hagar dan Sara untuk membuktikan bahwa kemerdekaan dalam Kristus lebih baik daripada perhambaan di bawah hukum Taurat.

PESAN KHOTBAH: Jika Kristus telah memerdekakan kamu, tetaplah memilih kemerdekaan!


Galatia 5:13–6:10

PERMASALAHAN: Mengapa Kristus memerdekakan jemaat Galatia dari natur dosa mereka?

SOLUSI: Supaya mereka hidup oleh Roh dan saling mengasihi.

PESAN TEKS: Kristus memerdekakan jemaat Galatia dari natur dosa mereka supaya mereka hidup oleh Roh dan saling mengasihi.

PESAN KHOTBAH: Kristus memerdekakan kita dari natur dosa supaya kita hidup oleh Roh dan saling mengasihi.


Galatia 6:11–18

PERMASALAHAN: Mengapa Paulus bermegah dalam salib dan bukan dalam sunat?

SOLUSI: Karena salib adalah satu-satunya hal yang menjadikannya ciptaan baru, bebas dari hukum Taurat dan dari natur dosa.

PESAN TEKS: Paulus bermegah dalam salib dan bukan dalam sunat karena salib adalah satu-satunya hal yang menjadikannya ciptaan baru, bebas dari hukum Taurat dan dari natur dosa.

PESAN KHOTBAH: Bermegahlah dalam salib—karena hanya salib yang menjadikan Anda ciptaan baru.

Related Posts